Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemkab Langkat dorong percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem

Sekda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Amril menjadi pembina apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (4/3).

Pemkab Langkat dorong percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Sekda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Amril menjadi pembina apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (4/3).

Sekda Kabupaten Langkat membacakan pidato tertulis Pj Bupati Langkat, M Faisal Hasrimy dimana Pj Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas apel hari ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab kita sebagai aparatur sipil negara. Ini juga sebagai meningkatkan rasa nasionalisme kita sebagai ASN.

Kemiskinan ekstrem di definisikan sebagai mereka yang hidup di bawah US $ 1,9 Purchase Parity Power (World Bank) atau setara dengan daya beli maksimal Rp. 351.957,00 perkapita per bulan. Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dimana target nasional kemiskinan ekstrem tahun 2024 adalah sebesar 0 persen dan berdasarkan data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ektrem (P3KE) Kementerian Koordinator Bidang Pembinaan Manusia dan Kebudayaan.

Pj Bupati Langkat dalam pidato tertulisnya menyampaikan Kemiskinan ekstrem di Kabupaten Langkat tahun 2022 sebanyak 22 ribu orang atau 2,08 persen. "Alhamdulillah, dengan komitmen kerja keras semua pihak pada tahun 2023 yang lalu Kabupaten Langkat menerima insentif fisikal percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dari pemerintah pusat sebesar 5,6 miliar. Namun kita jangan merasa berpuas hati sebab waktu kita hanya tersisa satu tahun lagi. Dimana kita harus menjaga trend penurunan ini hingga target nasional dapat tercapai," katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat menegaskan kepada seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa untuk menyusun program dan kegiatan serta keberpihakan anggaran untuk percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

"Saya minta agar konsisten tetap terjaga terutama dalam melaksanakan strategi pengurangan beban penanggulangan beban masyarakat," ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (5/3).

Peningkatan pendapatan berkelanjutan kelompok masyarakat miskin ekstrem, serta penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan kiranya dapat dilakukan konvergensi program dan anggaran melalui penyusunan APBN APBD dan APBDesa.

Dalam akhir sambutannya Sekda mengajak seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan yang hadir untuk berkolaborasi dan meningkatkan sinergitas dalam menyamakan persepsi untuk pemberdayaan masyarakat. Dengan mengedepankan aspek pertumbuhan, keadilan sosial, dan keterjangkauan agar menjadi perhatian kita bersama untuk penurunan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Langkat.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire