Top
Begin typing your search above and press return to search.

Sambut Ramadan, puluhan perupa gelar pameran 'Boyolali Melukis Ramadan'

Sambut datangnya bulan Ramadan 1445 Hijriyah, puluhan perupa di Boyolali Jawa Tengah menggelar pameran lukisan religi bertajuk 'Boyolali Melukis Ramadan'.

Sambut Ramadan, puluhan perupa gelar pameran Boyolali Melukis Ramadan
X
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Sambut datangnya bulan Ramadan 1445 Hijriyah, puluhan perupa di Boyolali Jawa Tengah menggelar pameran lukisan religi bertajuk 'Boyolali Melukis Ramadan'.

Kegiatan tersebut digelar di Galeri Seni Citra Boyolali Kota. Sebanyak 20 perupa dari Boyolali yang tergabung dalam komunitas seni aksara aji ikut dalam pameran lukisan religi tersebut.

“Jadi ini pameran lukisan religi dan kami mengambil tajuk 'Boyolali Melukis Ramadan' untuk menyambut datangnya bulan Ramadan yang digelar di Galeri Citra Boyolali. Pameran dimulai tanggal 5 hingga 20 Maret 2024. Ada sekitar 37 karya yang kita pamerkan dari 20 orang perupa di Boyolali dan karya-karya tersebut berupa karya lukis, kaligrafi, lukisan religi dan lukisan-lukisan dari hasil lomba MTQ maupun Mapsi yang sudah menjadi juara. Selain itu juga ada lukisan bertema ustadz dan santri tertawa, Kiai Hasyim Asy'ari, Ka’bah Masjidil Haram, dan masih banyak lagi. Bagi pengunjung yang datang bisa melihat dan berfoto dengan lukisan religi dan pengunjung bisa membeli dengan harga yang sudah tertera di bawah lukisan, yakni mulai Rp800.000 hingga Rp8 juta," kata Ketua Asosiasi Seni Aksara Aji Boyolali, Joko Hasanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Rabu (6/3).

Pameran lukisan ini merupakan kali pertama digelar oleh salah satu komunitas seni di Boyolali. Selain menyambut datangnya bulan Ramadan juga sebagai silaturahmi antar perupa dan komunitas seni di Boyolali. Pameran lukisan religi dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Taufiqur Rahman.

Ditemui usai acara, ia mengapresiasi pameran lukisan religi seperti ini, karena pameran lukisan religi ini ada dua dimensi, yakni dimensi religius dan galeri.

Salah satu pengunjung dari Silem, Kadireso, Teras, Eksani, mengatakan dirinya merasa takjub dan kagum dengan lukisan-lukisan tersebut. "Ini juga kali pertama saya datang ke pameran religi seperti ini, tadi saya lihat ada ustaz tertawa bersama santri-santrinya, saya kira foto ternyata setelah saya pegang berupa lukisan di kanvas, benar benar skill seni lukisnya tinggi sekali," ujarnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire