Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pertamina Jateng DIY prediksi 6 kabupaten/kota alami peningkatan konsumsi LPG 

Mengantisipasi kenaikan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta jelang Ramadan seperti kegiatan dugderan, dandangan, nyadran dan kegiatan berkumpul lainnya, Pertamina pastikan keamanan dan ketersediaan stok  terpenuhi dan aman. 

Pertamina Jateng DIY prediksi 6 kabupaten/kota alami peningkatan konsumsi LPG 
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com

Elshinta.com - Mengantisipasi kenaikan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta jelang Ramadan seperti kegiatan dugderan, dandangan, nyadran dan kegiatan berkumpul lainnya, Pertamina pastikan keamanan dan ketersediaan stok terpenuhi dan aman.

“Berdasarkan realisasi konsumsi tahun lalu, diperkirakan akan terjadi kenaikan konsumsi sebesar 4 - 5 persen di periode Jumat-Minggu, 8-10 Maret 2024 ini. Prosentase tersebut meningkat dibandingkan dengan rata-rata harian normal yaitu di periode Januari - Februari 2024,” ungkap Area Manager Com, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho pada Jumat (8/3).

Dijelaskan, selama jelang ramadan, tren konsumsi LPG wilayah Jawa Tengah juga diestimasikan mengalami peningkatan cukup tinggi berada di Kota Salatiga, Kabupaten Batang dan Kabupaten Grobogan. Sedangkan untuk wilayah DIY, wilayah Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulon progo yang diestimasikan mengalami peningkatan.

“Seperti produk LPG, produk BBM jenis Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) juga diprediksi mengalami kenaikan konsumsi hingga 9 persen jika dibandingkan rata-rata harian normal Januari-Februari 2024,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Brasto menambahkan, untuk memastikan pemenuhan terkait peningkatan konsumsi tersebut, Pihaknya memastikan kehandalan operasional dimulai dari terminal, mobil tangki hingga SPBU dan SPBE. "Ketahanan stok saat ini untuk Solar di angka 13,4 hari, Pertalite 8,9 hari, seluruh BBM non subsidi di angka 10 -51 hari, LPG 5 hari dan Avtur 35,4 hari, angka tersebut adalah angka yang mencukupi kebutuhan konsumen,” ungkap Brasto.

Sementara itu, adanya libur Hari Suci Nyepi di hari pertama bulan ramadhan yaitu di hari Senin (11/3), apabila konsumen ingin memesan BBM nonsubsidi dan Bright Gas, konsumen dapat dimudahkan dengan menggunakan layanan Pertamina Delivery Service.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire