Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pj Gubernur Sumut terus perkuat hilirisasi dan kewirausahaan 

Penjabat Bupati Langkat M. Faisal Hasrimy, didampingi Kepala Bappeda Pemkab Langkat Rina Wahyuni Marpaung dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemkab Langkat, Khairul Azmi menghadiri pembukaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tahun 2025-2045 dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2025 Provinsi Sumatera Utara, di salah satu hotel di Kota Medan, Jum'at (8/3).

Pj Gubernur Sumut terus perkuat hilirisasi dan kewirausahaan 
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Penjabat Bupati Langkat M. Faisal Hasrimy, didampingi Kepala Bappeda Pemkab Langkat Rina Wahyuni Marpaung dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemkab Langkat, Khairul Azmi menghadiri pembukaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tahun 2025-2045 dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2025 Provinsi Sumatera Utara, di salah satu hotel di Kota Medan, Jum'at (8/3).

Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin akan terus memperkuat hilirisasi dan kewirausahaan tahun 2025. Kedua hal tersebut diyakini dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Sumatera Utara.

Menurut Hassanudin, saat ini perekonomian Sumut belum cukup kuat, karena masih ditopang sektor pertanian. Kontribusi sektor pertanian untuk produk domestik bruto (PDB) Sumut 23,57 persen perdagangan 19,23 persen dan industri 18,1 persen.

"Tantangan Sumut ke depannya adalah memperkuat struktur ekonomi melalui transformasi struktural dengan jalur hilirisasi, sehingga ke depan perekonomian kita berciri industri pengelolaan berbasis pertanian," kata Hassanudin saat membuka Musrenbang RKPD 2025 Sumut.

Sektor kewirausahaan di Sumut, menurut Hassanudin, masih didominasi pelaku UMKM sekitar 98,87 persen sedangkan kategori usaha menengah dan besar masih 1,12 persen. Hanya saja, besarnya jumlah UMKM tidak disertai kontribusi besar pada perekonomian, karena baru mencapai 46,5 persen.

"Masih rendahnya produktivitas UMKM tidak terlepas dari persoalan seperti rendahnya akses permodalan, pemasaran dan kualitas SDM, serta terkait teknologi. Bagaimana pun bermimpi adalah bentuk perencanaan dan semua impian kita bisa menjadi kenyataan jika kita memiliki keberanian untuk mengejar dan mewujudkannya. Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang dapat diwujudkan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Pemprov Sumut Alfi Syahriza mengatakan, Musrembang menjadi forum diskusi untuk penyelarasan program pemerintah. Sehingga pembangunan yang dilakukan selaras antara Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota. "Ini bukan kegiatan seremoni, kita menyelaraskan program-program pembangunan di tahun 2025 sehingga apa yang kita cita-citakan bersama tercapai," kata Syahriza.

Hadir pada Musrembang tersebut Plt Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Tri Dewi Virgiyanti, Sekda Provinsi Sumut Arief S Trinugroho dan Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani. Hadir juga bupati/walikota se-Sumut.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire