Harga pangan tinggi, Pemkab Sukoharjo jajaki gelar operasi pasar
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menilai operasi pasar pangan belum mendesak dilaksanakan meskipun harga bahan kebutuhan pokok saat ini relatif tinggi.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menilai operasi pasar pangan belum mendesak dilaksanakan meskipun harga bahan kebutuhan pokok saat ini relatif tinggi. Pemerintah daerah masih berupaya menjaga daya beli masyarakat dengan program gerakan pasar pangan murah. Namun pantauan harga komoditas pangan tetap dilakukan guna menjajaki tingkat kebutuhan operasi pasar apabila diperlukan.
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengatakan, harga komoditas pangan di Kabupaten Sukoharjo terus mengalami kenaikan mendekati Bulan Ramadan. Kenaikan harga terjadi hampir pada semua komoditas pangan. Harga gula pasir, bawang-bawangan, semua varian cabai, telor ayam dan daging ayam terus merangkak naik.
"Tetapi pasokan atau ketersediaan dipasaran relatif aman serta lancar tak ada hambatan," kata Etik seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Sabtu (9/3).
Untuk masalah harga, Ia menyebutkan pihaknya masih melakukan pemantauan pasar. Pemkab juga rutin menggelar pasar pangan murah seminggu sekali. Tetapi diakui, pasar pangan ini hanya menjangkau warga disekitar lokasi digelarnya pasar pangan yakni di halaman kantor mal pelayanan publik atau MPP. Pemkab berinisiatif menjangkau semua daerah mendekatkan pelayanan dengan menggelar pasar pangan murah ke sejumlah balai desa dalam sepekan menjelang Ramadan ini.
"Pantauan harga tetap dilaksanakan," ujarnya.
Pasar pangan murah dilaksanakan di tiga desa di Kecamatan Kartasura, dua titik di Kecamatan Gatak, dua titik di Kecamatan Weru, dua desa di Kecamatan Grogol. Masing-masing titik dilaksakan sesuai jadwal yang telah ditentukan pemkab dan Bulog sebagai penyedia barang.
Pemkab Sukoharjo bekerjasama dengan Bulog Surakarta sebagai penyedia barang kebutuhan pokok pangan yang dijual murah seperti beras, gula pasir, minyak goreng dan lainnya. Selama lima hari penyelenggaraan program gerakan pasar pangan murah, total menyediakan beras sebanyak 35.000 kilogram, minyak goreng 1.920 liter dan gula pasir 1.920 kilogram.
Dirinci untuk masing-masing tempat yang sudah terjadwal disediahkan beras sekitar 4.000-6.000 kilogram. Minyak goreng dan gula pasir disemua lokasi pasar pangan murah disediakan kuota sama yakni 240 liter minyak goreng dan 240 kilogram gula pasir.