Top
Begin typing your search above and press return to search.

Puluhan warga Desa Gentan Bendosari keracunan massal usai santap nasi kotak 

Puskesmas Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah membuka posko pelaporan keracunan massal warga Desa Gentan.

Puluhan warga Desa Gentan Bendosari keracunan massal usai santap nasi kotak 
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Puskesmas Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah membuka posko pelaporan keracunan massal warga Desa Gentan. Sedikitnya 51 orang dilaporkan mengalami sakit perut, mual, muntah dan diare setelah menyantap hidangan syukuran berupa nasi kotak pada Jumat (8/3/2024) malam lalu.

Warga yang mengeluh sakit langsung ditangani, sebagian dilarikan ke rumah sakit dan saat ini, sebanyak 13 warga masih dalam perawatan RSUD Ir Soekarno Sukoharjo karena mengalami gejala keracunan berat.

Kepala Puskesmas Bendosari Romdon Nugroho mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari desa lalu melakukan evakuasi warga keracunan massal ke rumah sakit pada Sabtu hingga Minggu kemaren. Sedikitnya 31 warga yang mengalami gejala berat dilarikan ke sejumlah rumah sakit, sebagian dibawa ke rumah sakit di Kota Solo dan 21 orang di rawat di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Delapan orang hari ini sudah diizinkan pulang karena kondisinya mulai membaik.

"Sebenarnya Jumat malam sudah ada yang mengeluh tapi gejalanya berbeda-beda. Korban mulai dilakukan tindakan pengobatan Sabtu sampai sekarang," kata Romdon seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Senin (11/3).

Puskesmas juga langsung membukan posko pelaporan untuk mengantisipasi masyarakat yang mengalami gejala keracunan. Sebab jumlah undangan di acara syukuran rumah baru dan menyantap nasi kotak tersebut, lebih dari jumlah korban keracunan yang sudah ditangani.

Romdon Nugroho menyampaikan, petugas kesehatan sudah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan, yakni ayam bakar yang dihidangkan dalam nasi kotak. Sampel dalam proses pemeriksaan tim laboratorium kesehatan daerah (Labkesda). Puskesmas juga melakukan penyelidikan epidemiologi, dengan mendatangi rumah-rumah warga guna mengetahui penyebab pasti gejala keracunan yang dialami oleh puluhan orang tersebut.

"Sampel berupa muntahan dan sisa makanan yang dicek oleh Labkesda," ujarnya.

Sebelumnya, Pihak Desa Gentan, Bendosari, Sukoharjo melaporkan puluhan orang warganya mengeluh sakit perut, mual, muntah dan diare setelah menghadiri acara selamatan rumah baru warga. Warga mengaku mengalami gejala keracunan setelah menyantap nasi kotak lauk ayam bakar yang dibagikan pemilik rumah. Gejala ini dikeluhkan sehari setelah hajatan dan berangsur-angsur sampai sekarang. Keluhan gejala ringan ditangani Puskesmas sedangkan gejala berat dirujuk ke rumah sakit daerah.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire