Pemkab Kudus luncurkan Program Sedekah Sampah
Kebersihan Sebagian dari Iman, itulah slogan yang disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, secara resmi meluncurkan program Sedekah Sampah KSM Berseri di aula Kecamatan Mejobo pada hari Sabtu (9/3).

Elshinta.com - Kebersihan Sebagian dari Iman, itulah slogan yang disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, secara resmi meluncurkan program Sedekah Sampah KSM Berseri di aula Kecamatan Mejobo pada hari Sabtu (9/3). "Dalam melaunching program sedekah sampah harus bisa menjalankan kebersihan lingkungan dengan slogan kebersihan sebagian dari iman, saya berharap aktivitas yang dijalankan KSM berseri bisa menjadi role model yang kemudian ditiru oleh kecamatan yang lain di Kabupaten Kudus," ujarnya.
Kolaborasi dan inovasi disebutnya sebagai kunci utama dalam menangani persoalan sampah. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan perlu ditingkatkan melalui sosialisasi yang masif. "Dalam penanganan sampah perlu kolaborasi dan inovasi, harus disadari oleh masyarakat pentingnya kebersihan lingkungan melalui sosialisasi masif,” ungkap Hasan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Selasa (12/3).
Moch Zaenuri, Camat Mejobo mengajak lembaga dan instansi serta pelaku usaha di wilayahnya untuk aktif berpartisipasi dalam program ini. Hasil dari pengumpulan sampah akan digunakan untuk kegiatan kemasyarakatan maupun bantuan sosial keagamaan.
Sebagai informasi, peluncuran program Sedekah Sampah SKM Berseri ini juga dihadiri oleh 200 peserta dari lembaga dan instansi se-Kecamatan Mejobo. Program sedekah sampah akan dimulai pada tanggal 13 Maret 2024 oleh pihak ketiga, dengan pengambilan sampah dilakukan dua kali dalam seminggu. Desa Gulang dan Kesambi dipilih sebagai pilot project pengelolaan sampah.