16 personel Bintara Remaja ikuti tradisi pembaretan di Mapolres Tegal Kota
Sebanyak 16 personel Bintara Remaja angkatan tahun 2023, Minggu (10/3/2024) mengikuti Pembinaan Tradisi Pembaretan di halaman Mapolres Tegal Kota. Wakapolres Tegal Kota Kompol Wibowo Saputra menyiramkan air kembang secara simbolis kepada perwakilan bintara remaja untuk menandai mulainya tradisi pembaretan.

Elshinta.com - Sebanyak 16 personel Bintara Remaja angkatan tahun 2023, Minggu (10/3/2024) mengikuti Pembinaan Tradisi Pembaretan di halaman Mapolres Tegal Kota. Wakapolres Tegal Kota Kompol Wibowo Saputra menyiramkan air kembang secara simbolis kepada perwakilan bintara remaja untuk menandai mulainya tradisi pembaretan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan tradisi pembaretan kepada para bintara remaja yang baru bergabung dengan korps kepolisian.
Tradisi pembaretan merupakan salah satu prosesi suci yang dilakukan oleh anggota kepolisian dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan serta mempererat tali silaturahmi di antara sesama anggota. Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya kepolisian Indonesia sejak zaman kolonial Belanda.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Tegal Kota, Kompol Wibowo Saputra menyiramkan air kembang secara simbolis kepada perwakilan 16 bintara remaja. Air kembang yang disiramkan ini melambangkan harapan untuk keberhasilan dan kesuksesan dalam mengemban tugas sebagai anggota kepolisian. Selain itu, tradisi ini juga dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para bintara remaja yang telah memilih jalur kepolisian sebagai jalur karir.
Wakapolres Kompol Wibowo Saputra mengatakan, pembaretan ini merupakan tradisi turun temurun untuk dapat menumbuhkan kesadaran nilai moral awal sebagai Bintara Polri.
Selain itu, kegiatan ini juga untuk membentuk fisik yang prima, memiliki mental-mental baja, tangguh, kokoh, trengginas dan loyal terhadap pelaksanaan tugas Kepolisian.
"Kegiatan pembaretan merupakan tradisi turun temurun untuk menumbuhkan nilai moral awal. Selain itu juga untuk membentuk fisik yang prima, bermental baja, tangguh, trengginas dan loyal terhadap tugas Kepolisian," ungkap Wakapolres seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (12/3).
Kompol Wibowo Saputra menambahkan, dalam kegiatan ini, peserta akan melakukan long march dengan pendampingan dari tim panitia. "Untuk pengenalan lingkungan sesuai dengan pos yang sudah kita tentukan," imbuhnya.
Dalam sambutannya, Wakapolres Tegal Kota, Kompol Wibowo Saputra menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan kesatuan di antara para anggota kepolisian. Ia juga mengajak para bintara remaja untuk selalu menjunjung tinggi integritas, dedikasi, dan loyalitas sebagai ciri khas kepolisian yang profesional.
Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan para bintara remaja dapat memahami dan menghargai tradisi pembaretan serta dapat melaksanakannya dengan baik di masa yang akan datang. Semoga tradisi ini dapat terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas kepolisian Indonesia yang selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.