Suara banyak hilang, calon anggota DPD Aceh kecewa pada KIP Pidie
H. Sudirman atau Haji Uma, calon anggota DPD RI Dapil Aceh yang saat ini memperoleh suara tertinggi di antara calon lainnya mengaku kecewa dengan hasil rekapitulasi perolehan suara calon anggota DPD RI oleh KIP Pidie.

Elshinta.com - H. Sudirman atau Haji Uma, calon anggota DPD RI Dapil Aceh yang saat ini memperoleh suara tertinggi di antara calon lainnya mengaku kecewa dengan hasil rekapitulasi perolehan suara calon anggota DPD RI oleh KIP Pidie.
Pasalnya, Haji Uma menduga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam Kabupaten Pidie melakukan kecurangan dengan menghilangkan suara dirinya lebih dari 70% di hampir semua kecamatan.
Hal tersebut cukup terbukti dari perhitungan ulang terhadap Kecamatan Keumala, Tiro dan Mane hari Sabtu, 2 Maret 2024 dalam Pleno di DPRK Pidie setelah di komplain oleh saksinya.
Untuk Kecamatan Kemala sendiri berdasarkan D-Hasil Kecamatan yang disampaikan oleh PPK Keumala, Haji Uma hanya memperoleh suara 805 suara, namun sesudah dihitung ulang atas komplain saksinya, suara Haji Uma berubah menjadi 3.344 suara.
Di Kecamatan Tiro, suara Haji Uma hilang mencapai 90%, dimana rekap kecamatan yang disampaikan oleh PPK suara Haji Uma hanya 231 suara, namun setelah dihitung ulang atas komplain saksinya, suara Haji Uma berubah menjadi 2.320 suara.
Rapat Pleno hari Minggu sampai Selasa (03-05 Maret 2024) setelah saksi utama Haji Uma, Muhammad Daud tidak lagi bersaksi, KIP Pidie meloloskan semua kecurangan yang dilakukan oleh PPK dalam Kabupaten Pidie untuk dilanjutkan ke Pleno KIP Aceh.
"KIP Pidie telah mengkhianati suara rakyat, tidak boleh satupun suara saya atau dihilangkan atau dialih kepada calon lain, mereka membiarkan kecurangan yang dilakukan oleh PPK-nya," ungkap Haji Uma seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Selasa (12/3).
Terhadap Rekomendasi Panwaslih/Bawaslu Aceh yang memerintahkan KIP Aceh untuk melakukan perhitungan ulang di 16 Kecamatan dalam Kabupaten Pidie, Haji Uma menyambut baik dan sangat berterima kasih kepada Bawaslu dan calon anggota DPD RI selaku penggugat
"Saya menyatakan dukungan penuh dan berterima kasih kepada Panwaslih Aceh dan teman-teman calon anggota DPD RI Dapil Aceh, saya yakin kebenaran akan berpihak kepada kita yang benar," tutup Haji Uma.