Pascabanjir, BPJN Wilayah Sumbar fokus penanganan jalan dan jembatan nasional
Kendaraan yang melintas di jembatan Labuhan, Pesisir Selatan Sumatera Barat (Sumbar) sudah lancar setelah sempat terputus akibat banjir terjadi.
.jpg)
Elshinta.com - Kendaraan yang melintas di jembatan Labuhan, Pesisir Selatan Sumatera Barat (Sumbar) sudah lancar setelah sempat terputus akibat banjir terjadi.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Sumbar, Thabrani mengatakan, pasca banjir terjadi Kamis, Sabtu (9/3) sore kendaraan sudah bisa melintas dan sudah normal kembali.
"Ditargetkan dalam 12 hari ke depan, penanganan jembatan diusahakan secara maksimal. Dalam waktu tiga hari ke depan, konsentrasi menangani tanah tanah longsoran yang ada di badan jalan nasional," sebut Thabrani kepada Kontributor Elshinta, Musthafa, Rabu (13/3).
Ia menyebutkan, dalam tujuh hari ke depan, BPJN Wilayah Sumbar fokus menyelesaikan penanganan di beberapa titik untuk diselesaikan dan akan dibuka kembali.
"Berikutnya membersihkan drainase drainase yang tertutup lumpur," kata Thabrani.
Untuk di daerah Barung Barung Balantai, Pesisir Selatan, sebut Thabrani, dalam minggu ini BPJN Wilayah Sumbar mulai kerjakan untuk memproteksi sungai dan badan jalan yang rusak.
"Pak Menteri PUPR, menginstruksikan kepada kita untuk segera menanganinya," sebut Thabrani.
Lebih lanjut Thabrani menyebutkan, penggunaan kendaraan dari Padang mengarah ke Provinsi Bengkulu sudah aman dilalui. Namun demikian, pengendara diminta untuk waspada dan berhati-hati dalam perjalanan terutama saat hujan turun.
Apabila hujan turun, disarankan untuk tidak melanjutkan perjalanan untuk menghindari kecelakaan yang berakibat terjadinya korban.
Thabrani mengucapkan terimakasih kasih kepada semua pihak yang secara bersama sama membantu penanganan pasca banjir, baik TNI Polri, Basarnas, BPDB, Dinas Kesehatan, PMI, Dinas Perhubungan dan warga setempat.