Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pantau stok pangan, Polres Kudus datangi pasar dan pusat perbelanjaan

Memasuki bulan Ramadan, Polres Kudus Jawa Tengah melaksanakan pengecekan ketersediaan bahan pangan di pasar swalayan, pasar tradisional hingga ke sejumlah toko guna mengantisipasi kenaikan harga bahan pangan serta beredarnya bahan pangan yang kadaluarsa. Personil Polsek Kudus Kota terlihat melakukan pengecekan harga bahan pangan dan ketersediaan pangan, Rabu (13/3).

Pantau stok pangan, Polres Kudus datangi pasar dan pusat perbelanjaan
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com

Elshinta.com - Memasuki bulan Ramadan, Polres Kudus Jawa Tengah melaksanakan pengecekan ketersediaan bahan pangan di pasar swalayan, pasar tradisional hingga ke sejumlah toko guna mengantisipasi kenaikan harga bahan pangan serta beredarnya bahan pangan yang kadaluarsa. Personil Polsek Kudus Kota terlihat melakukan pengecekan harga bahan pangan dan ketersediaan pangan, Rabu (13/3).

Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kapolsek Kudus Kota, Iptu Subkhan menyampaikan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengecek dan monitor harga, hingga stok ketersediaan sembako atau bahan pangan selama bulan Ramadan.

"Selain itu juga memastikan bahwa barang yang beredar dimasyarakat adalah barang yang layak konsumsi, tidak kadaluarsa dan tidak dicampur bahan kimia yang berbahaya," kata Iptu Subkhan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (13/3).

Hasil pengecekan yang dilakukan di pasar swalayan, pasar tradisional maupun sejumlah toko yang ada di wilayah Kota, untuk harga bahan pangan masih stabil serta ketersediaan bahan pokok terpenuhi dalam batas aman dan mencukupi.

“Dari hasil pengecekan tadi, harga sembako masih relatif stabil. Demikian juga ketersediaan barang tidak ada masalah. Sedangkan barang dagangan yang kadaluarsa, kami belum menemukan” ujarnya.

Kegiatan pengecekan ini akan dilakukan secara periodik, sehingga masyarakat merasa tenang. Termasuk juga bisa mencegah beredarnya barang kadaluarsa atau ada campuran bahan kimia berbahaya untuk dikonsumsi. "Masyarakat kami himbau untuk waspada dan teliti saat membeli makanan", pesan Kapolsek.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire