Polresta Tangerang terus monitoring ketersediaan pangan selama Ramadan
Polresta Tangerang, Banten terus melakukan monitoring harga dan ketersediaan pangan selama Ramadan di seluruh pasar tradisional secara bertahap bersama Disperindag, dan sempat ditemukan tingginya harga beras dan telur di pasar Tigaraksa kabupaten

Elshinta.com - Polresta Tangerang, Banten terus melakukan monitoring harga dan ketersediaan pangan selama Ramadan di seluruh pasar tradisional secara bertahap bersama Disperindag, dan sempat ditemukan tingginya harga beras dan telur di pasar Tigaraksa kabupaten
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang, Kompol Arif Nazarudin mengatakan untuk mencegah adanya kenakalan terhadap kenaikan harga yang dilakukan pedagang Polresta Tangerang terus melakukan monitoring harga dan ketersediaan pangan selama Ramadan di seluruh pasar tradisional.
"Kami terus melakukan monitoring harga bersama instansi terkait. Dan tidak hanya itu, Polresta Tangerang juga melakukan bazar bahan pangan murah untuk membantu masyarakat," kata Arif kepada Kontributor Radio Elshinta, Selly Loamena, Kamis (14/3).
Hal tersebut dilakukan secara bertahap bersama Disperindag, dan sempat ditemukan tingginya harga beras dan telur di pasar Tigaraksa Kabupaten Tangerang.
Selain itu monitoring yang dilakukan oleh Polresta Tangerang juga untuk menghindari adanya penimbunan serta adanya kenaikan harga eceran tertinggi oleh pedagang.
"Sampai dengan saat ini harga eceran tertinggi pada beras premium masih di harga 13.900 per kilo. Selain itu Polresta Tangerang juga melakukan bazar murah yang diteruskan ke tingkat kecamatan agar masyarakat bisa terbantu dalam ketersediaan pangan dengan harga di bawah eceran terendah," pungkasnya.