Harimau yang diduga menyerang dua warga Langkat ditembak petugas
Harimau Sumatera yang sempat menyerang dua orang warga Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dalam sepekan terakhir, akhirnya berhasil ditangkap oleh petugas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dibantu warga pada Sabtu (16/3) sekira pukul 17.30 WIB.

Elshinta.com - Harimau Sumatera yang sempat menyerang dua orang warga Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dalam sepekan terakhir, akhirnya berhasil ditangkap oleh petugas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dibantu warga pada Sabtu (16/3) sekira pukul 17.30 WIB.
Camat Sei Lepan, Kabupaten Langkat Muhammad Iqbal Ramadhan mengatakan, satu ekor harimau Sumatera yang bernama 'Beru Situtung' yang diduga menyerang warga telah berhasil ditangkap dengan cara ditembak bius oleh petugas. "Alhamdulillah, hari ini satu ekor harimau Sumatera yang diketahui bernama Beru Situtung sudah berhasil masuk perangkap petugas dan ditembak bius," kata Iqbal Ramadhan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Minggu (17/3).
Camat Iqbal juga menyebutkan pasca kejadian penyerangan harimau terhadap warga, petugas dibantu relawan dan masyarakat sudah memasang jerat dan perangkap di sejumlah lokasi hingga akhirnya berhasil menangkap satu ekor harimau sumatera, sementara satu ekor lagi diperkirakan sudah masuk ke dalam hutan. "Sejak kejadian penyerangan ke warga, petugas bersama relawan dan warga sudah memasang jerat dan perangkap, hingga akhirnya harimau sumatera Beru Situtung berhasil ditangkap dan dibawa petugas ke tempat karantina," ujar camat.
Dengan ditangkapnya harimau sumatera ini, masyarakat sudah bisa kembali tenang, namun tetap harus waspada, karena meski satu ekor harimau Sumatera diperkirakan sudah masuk ke dalam hutan, tapi warga masih harus tetap berhati-hati saat berada di perladangan mereka. "Meski informasi dari petugas satu ekor harimau sudah diusir masuk kedalam hutan, tapi warga harus tetap waspada khususnya saat berada di lokasi ladang mereka dan harus tetap tenang," imbau Iqbal Ramadhan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada hari Senin (11/3) lalu seorang warga Dusun V Aman Damai, Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, atas nama Jerimia Peranda Ginting (25) diserang harimau sumatera saat memanen cabai di areal perladangan mereka dan mengalami luka di bagian kepala dan leher serta harus dijahit sebanyak 82 jahitan kemudian menjalani perawatan di rumah sakit.
Selang beberapa hari kemudian, tepatnya Kamis (14/3) harimau sumatera kembali beraksi menyerang warga Dusun V Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan bernama Muhammad Ikhwan Sembiring (41) saat memanen buah sawit dan mengalami luka robek di kedua kakinya dan juga di rawat di rumah sakit.
Diduga harimau yang menyerang warga ini merupakan harimau Sumatera yang baru dilepasliarkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Kecamatan Besitang beberapa waktu lalu dengan menggunakan dua unit helikopter. Sebab harimau Sumatera yang menerkam warga dan berhasil ditangkap masih menggunakan kalung khusus dilehernya.