Korban serangan teroris di Moskow lebih dari 100 jiwa, KBRI buka hotline bagi WNI
Pihak keamanan Rusia terus menyelidiki secara cermat penembakan secara membabi buta terhadap kerumunan penonton konser Crocus City Hall, Moskow pada Jumat kemarin.

Elshinta.com - Pihak keamanan Rusia terus menyelidiki secara cermat penembakan secara membabi buta terhadap kerumunan penonton konser Crocus City Hall, Moskow pada Jumat kemarin.
Hingga Sabtu (23/3) malam, Komite Investigasi Rusia menyebut insiden itu menewaskan sedikitnya 115 orang dan ratusan lainnya terluka. Penembakan dilakukan oleh lebih dari 10 orang dengan senjata otomatis.
Menanggapi kejadian tersebut, Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow Fattah Hardiwinangun menyatakan bila tidak ada laporan mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pada peristiwa mengerikan tersebut.
Fattah juga menjelaskan bila tidak ada informasi mengenai WNI yang berada di lokasi atau dekat lokasi saat peristiwa terjadi. Hal tersebut dikonfirmasi Fattah melalui jalur komunikasi internal dengan WNI yang berada di Rusia.
Walaupun belum menyatakan peningkatan status darurat secara resmi, namun pemerintah kota Moskow telah memperketat keamanan di seluruh tempat umum dan ruang publik, seperti stasiun metro, kereta api dan bandara.
Tidak hanya itu, berbagai acara keramaian juga dibatalkan dan pertunjukan di museum-museum yang berada di Moskow ditutup. Yang paling mencolok adalah terjadinya peningkatan pengecekan keamanan di tempat-tempat umum.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, KBRI mengimbau kepada seluruh WNI yang berada di wilayah Federasi Rusia agar lebih meningkatkan kewaspadaan diri dan untuk sementara waktu menghindari tempat keramaian umum (public gathering).
WNI juga diimbau untuk terus memantau arahan dan panduan dari otoritas setempat, serta mengikuti informasi yang disampaikan oleh Kedutaan karena dipastikan akan banyak bermunculan hoaks terkait peristiwa yang terjadi.
Fattah juga menjelaskan bila KBRI meminta kepada WNI di seluruh wilayah Federasi Rusia agar membawa identitas diri, karena pasti banyak pemeriksaan identitas oleh aparat keamanan setempat.
KBRI di Moskow juga telah membuka hotline perlindungan WNI di Moskow, yakni di +79 857502410. (Ahs)