Ketua ICMI sebut potensi zakat di Indonesia capai Rp300 triliun
Kesuksesan seseorang tidak ditentukan hanya dari orang tua dan guru namun kesuksesan seseorang juga ditentukan oleh mindset.

Elshinta.com - Kesuksesan seseorang tidak ditentukan hanya dari orang tua dan guru namun kesuksesan seseorang juga ditentukan oleh mindset. “Karena dengan mindset akan menentukan kesuksesan,” kata Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Prof. Arif Satria saat memberikan sambutan dalam seminar nasional optimalisasi zakat & wakaf, yang dipusatkan di Ruang Algoritma FILKOM Universitas Brawijaya, Senin (25/3).
Pada kesempatan tersebut Ketua ICMI juga memaparkan potensi zakat dan wakaf di Indonesia. “Potensi zakat di Indonesia mencapai Rp300 trilliun dimana saat ini baru Rp50 triliun dan ini tantangan untuk mencapai berapa tahun sedangkan wakaf mencapai 2,3 Trilliun,” jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris.
Apalagi peluang untuk menggali potensi zakat dan wakaf sangat besar dan bisa membantu pendidikan utamanya membiayai kebutuhan pendidikan.
Pada kesempatan itu, Ketua ICMI yang juga Rektor IPB memamerkan keberhasilan IPB mengelola wakaf di kampus.
“Banyak potensi yang bisa diwakafkan di kampus dan IPB telah berhasil mengoptimalkan potensi tersebut mulai dari wakaf pertanian, wakaf laboratorium dan hasilnya kembali dirasakan dalam bentuk fasilitas yang diterima mahasiswa,“ tandasnya.
Sementara itu Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Prof. Widodo mengapresiasi pelaksanaan seminar nasional yang digelar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).
“UB selaku tuan rumah merasa bangga apalagi hadir secara langsung Ketua ICMI yang juga Rektor IPB dimana tadi dipaparkan secara gamblang potensi zakat dan wakaf utamanya di kampus yang dapat dikelola untuk kebutuhan mahasiswa,” ringkasnya.