Top
Begin typing your search above and press return to search.

OJK fasilitasi kegiatan edukasi 'business matching' kepada santri di Langkat

Pj Bupati Langkat M. Faisal Hasrimy membuka kegiatan Edukasi Business Matching kepada santri. Kegiatan ini merupakan implementasi program kerja tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) Kabupaten Langkat periode 2024 yakni program kerja santri Uswatun Pemkab Langkat di lingkungan Pondok Pesantren Ibadurrahman, Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (22/3).

OJK fasilitasi kegiatan edukasi business matching kepada santri di Langkat
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Pj Bupati Langkat M. Faisal Hasrimy membuka kegiatan Edukasi Business Matching kepada santri. Kegiatan ini merupakan implementasi program kerja tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) Kabupaten Langkat periode 2024 yakni program kerja santri Uswatun Pemkab Langkat di lingkungan Pondok Pesantren Ibadurrahman, Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (22/3).

Pj Bupati Langkat M. Faisal Hasrimy menyampaikan apresiasi kepada otoritas jasa keuangan (OJK) yang telah memfasilitasi kegiatan edukasi dan business matching pembukaan rekening untuk santri di Kabupaten Langkat. "Keberadaan santri merupakan hal yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta potensi dalam keuangan syariah melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah," katanya.

TPAKD Kabupaten Langkat sebagai pelopor TPAKD di Sumatera Utara yang telah meraih TPAKD Award penyedia akses keuangan terbaik pada tahun 2020 digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Langkat bekerjasama dengan OJK serta lembaga jasa keuangan (LJK) formal, akan terus berusaha menyediakan akses keuangan dan edukasi keuangan seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Langkat terkhusus untuk santri yang akan menghadapi era digitalisasi dan dinamisme ekonomi di masa depan.

"Harapan saya dengan kegiatan edukasi yang kita laksanakan para santri dan dapat memahami dengan baik mengenai manajemen keuangan sejak dini sehingga kekuatan literasi finansial para santri dan menjadi lebih kokoh dengan memiliki pengalaman langsung dalam pengelolaan keuangan yang terhubung dengan lembaga jasa keuangan," kata Faisal seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Senin (25/3).

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ibadurrahman Stabat Ustadz Ahmad Muklis Siregar mengatakan, hari ini dengan berada pada suasana bulan Ramadan kita bisa bermajelis dan bersilaturahmi sesuai dengan yang direncanakan. "Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dipilihnya Pondok Pesantren Ibadurrahman Stabat dalam gerak syariah yaitu gebyar Ramadan keuangan syariah, dimana nanti akan ada kerjasama dengan bank syariah Islam tentang bagaimana mengelola keuangan syariah," ujarnya.

"Mudah-mudahan kedepan dengan gerakan syariah perekonomian, pengelolaan keuangan berdasarkan Islam syariat tidak tergoyahkan," tambahnya.

Deputi Direktur Pengawasan Prilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Yovvi Sukandar menyampaikan, program kerja santri Uswatun bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan kecakapan keuangan syariah di lingkungan pondok pesantren.

"Sehingga pondok pesantren berperan tidak hanya sebagai lembaga pendidikan namun juga sebagai lembaga sosial dan lembaga dakwah," ujarnya.

Untuk diketahui bersama manfaat dari smart agent dalam sistem pembayaran elektronik literasi dan inklusi keuangan untuk tingkat pondok pesantren semakin merat. "Karena kemungkinan ke depan sudah tidak lagi menggunakan sistem manual jadi dengan adanya smart agent diharapkan sistem pembayarannya lebih tertata dengan pembukuan yang baik dan akuntabel," ucapnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire