Bawaslu sebut Pilkada DIY jadi cerminan nasional
Sebagai daerah otonomi dengan keistimewaan yang dimiliki Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maka ada beberapa perbedaan dengan daerah lain. Salah satunya adalah tidak ada pemilihan gubernur (Pilgub). Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak se-Indonesia dijadwalkan digelar pada 27 November 2024 khusus untuk DIY hanya ada di kabupaten/ kota.

Elshinta.com - Sebagai daerah otonomi dengan keistimewaan yang dimiliki Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maka ada beberapa perbedaan dengan daerah lain. Salah satunya adalah tidak ada pemilihan gubernur (Pilgub). Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak se-Indonesia dijadwalkan digelar pada 27 November 2024 khusus untuk DIY hanya ada di kabupaten/ kota.
Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dipilih melalui mekanisme penetapan sebagaimana diatur di dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Meski tidak ada pemilihan Gubernur DIY DIY, tetapi pilkada di DIY menjadi cerminan dalam skala nasional. Oleh karena tugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY tetap tidak ringan dengan tidak adanya Pilgub. Bawaslu DIY harus bisa memastikan agar Pilkada di tingkat kabupaten/kota di DIY berjalan lancar sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.
"Di DIY dengan keistimewaanya berbeda dengan propinsi lain, di propinsi lain ada Pilgub di DIY tidak ada. Di DIY Pilgub itu langsung diurus oleh Tuhan. Kami Bawaslu hanya mengurusi di kabupaten kota," ujar Komisioner Bawaslu DIY Divisi Pencegahan, Partisipasi Mayarakat dan Humas, Umi Illiyina pada acara Konsolidasi Media Dalam Rangka Penguatan Pemberitaan pada Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2024, di Sekar Kedhaton Restaurant Kotagede Yogyakarta, Sabtu (23/3/2024).
Bawaslu DIY menegaskan akan mengawal Pilkada tingkat kabupaten/ kota se-DIY agar pesta demokrasi tersebut berjalan kondusif. Bawaslu DIY memiliki tugas yang tidak ringan meski tidak ada Pilgub. Bawaslu DIY memiliki tanggung jawab lingkup nasional karena wilayah DIY meski kecil tapi Pemilu DIY jadi tolak ukur dan cermin nasional.
"Kalau ada yang bilang di DIY itu Bawaslu kerjanya tidak banyak, siapa bilang begitu. kalau di DIY itu kecolongan sedikit saja langsung jadi nasional, jadi tanggung jawabnya besar," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo.
Menurutnya, DIY yang terdiri 5 kabupaten/kota untuk skala nasional memang tergolong propinsi kecil, tetapi DIY menjadi lumbung para tokoh-tokoh nasional dan banyak mahasiswa kritis. Banyak gagasan, ide-ide kritis itu lahir dari DIY meski eksekusinya di luar DIY. Sehingga DIY sangat diperhitungkan ditingkat nasional dan menjadi cermin nasional.
Pilkada serentak se-Indonesia yang akan digelar November 2024 adalah sejarah bagi Indonesia karena merupakan yang pertama kali. Bawaslu DIY akan mengawal jalannya Pilkada agar tahapan-tahapannya berjalan sesuai aturan dan berjalan kondusif.
Dalam kegiatan Konsolidasi Media Dalam Rangka Penguatan Pemberitaan pada Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2024, juga dihadiri oleh Deputi Bidang Administrasi Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait.