Persebaya Surabaya menang tipis 1-0 lawan Arema FC
Persebaya Surabaya menang tips 1-0 melawan tuan rumah Arema FC dalam lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2023/2024. Pertandingan sendiri berakhir dengan skor tipis 1-0 berkat semata wayang yang dicetak pemain nomor punggung 26 Yan Victor pada menit ke 39 babak pertama.

Elshinta.com - Persebaya Surabaya menang tips 1-0 melawan tuan rumah Arema FC dalam lanjutan pekan ke-30 Liga 1 2023/2024. Pertandingan sendiri berakhir dengan skor tipis 1-0 berkat semata wayang yang dicetak pemain nomor punggung 26 Yan Victor pada menit ke 39 babak pertama.
Pelatih Widodo Cahyono Putro terang-terangan beberkan penyebab Arema kalah dari Persebaya Surabaya, Rabu (27/3/2024). Dalam laga Pekan 30 Liga 1 2023-2024 itu, Skuad Singo Edan menelan kekalahan 0-1.
Gawang Arema kebobolan di babak pertama. Yan Victor menjadi aktor antagonis dengan golnya yang meruntuhkan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Pemain senior Arema, Greg Nwokolo sempat mengatakan, bahwa para pemain Arema tampil kurang lepas, khususnya di babak pertama. Widodo pun mengakui situasi yang dialami timnya tersebut.
“Kalau menurut saya, yang dikatakan Greg sudah kita bicarakan dengan tim pelatih, bahwa pemain kurang lepas, terlalu hati-hati bermain. Ini mungkin wajar untuk pemain, karena mungkin kita wajib menang,” kata Widodo Cahyono Putro, Kamis (28/3).
Widodo berpesan, penyebab kekalahan Arema dari Persebaya jangan sampai terulang lagi di laga selanjutnya. Sebab, mereka masih butuh poin demi poin untuk selamat dari zona degradasi.
“Inilah yang nanti nggak boleh pada pertandingan berikutnya. Kalau kita ingin menang dan keluar dari zona degradasi, kita harus fight dari awal,” imbuhnya.
“Kita harus keluar, harus berani. Jangan takut salah. Ini yang nantinya kita akan terus memotivasi pemain dari awal, mulai start harus fight.” tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono.
Sementara itu, kemenangan itu terasa istimewa bagi Persebaya karena berhasil menang melawan Arema dalam laga kandang yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali.
Raihan tiga poin atas tim rival tersebut terasa spesial bagi Persebaya. Sebab, mereka berhasil mempertahankan rekor tidak terkalahkan dari Arema dalam 5 tahun terakhir.
Pelatih Persebaya, Paul Munster mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan diraih dengan susah payah di kandang Arema.
"Kami tahu ini laga derby. Saya tahu laga ini sulit dan kami tahu Arema di bawah kami. Tapi setiap laga di Indonesia selalu sulit. Pemain mampu melakukan game plan yang sangat baik, dari latihan taktik dan teknikal sudah berjalan dengan baik," kata Munster.
Memang, sepanjang pertandingan Bruno Moreira dkk bermain spartan. Disiplin dalam bertahan, pun agresif dalam menyerang.
Ketika 'diteror; wasit dengan keputusan-keputusan kontroversialnya, Persebaya tetap bermain dingin.
Termasuk ketika wasit Gideon memberikan penalti aneh pada Arema FC. Padahal jelas sekali bola liar mengenai dada pemain bertahan Kadek Raditya, namun wasit Gideon malah memberikan penalti.
“Saya sangat bangga atas harapan itu dan sesuai ekspektasi. Saya menuntut tiga poin dan clean sheet. Sebagai pelatih kepala saya bangga,” sambungnya.
“Tapi secara keseluruhan, inilah hasil kemenangan yang kita raih dan sekali lagi selamat untuk semuanya masyarakat Surabaya khususnya,” jelasnya.
Kemenangan atas Arema membuat Persebaya Surabaya naik ke posisi kesepuluh klasemen sementara. Klub berjuluk Bajul Ijo itu saat ini mengoleksi 39 poin dari 30 pertandingan.