Jalin kerukunan, warga Tegalgiri lakukan tradisi buka bersama di tengah jalan kampung
Mulai anak-anak hingga dewasa, warga masyarakat Desa Tegalgiri, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, melakukan buka puasa bersama yang digelar secara tradisional di tengah jalan kampung. Mereka menikmati hidangan buka puasa ala kadarnya masakan kampung.

Elshinta.com - Mulai anak-anak hingga dewasa, warga masyarakat Desa Tegalgiri, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, melakukan buka puasa bersama yang digelar secara tradisional di tengah jalan kampung. Mereka menikmati hidangan buka puasa ala kadarnya masakan kampung.
Warga duduk lesehan beralaskan tikar dan saling berhadapan memanjang 200 meter, sambil menikmati hidangan yang hanya beralas daun pisang yang masih ada pelepahnya.
Sebelum buka puasa dilakukan, terlebih dahulu warga dihibur dengan pertunjukan hiburan wayang kulit dengan dalang Ki Gondo Wahyoko yang digelar oleh Sanggar Sedulur Keluarga Wartoyo Langgeng (SKWL) Nusantara.
Koordinator SKWL Nusantara, Ki Gondo Wartoyo menjelaskan, hikmah yang diambil dari tradisi ini adalah untuk syukur atas rejeki yang di berikan oleh Allah SWT. "Tradisi Buka Bersama yang dilakukan warga dari berbagai kalangan ini juga dimaksudkan untuk menjalin kerukunan sekaligus mengenalkan seni dan budaya. Terutama wayang kulit. Pertunjukan wayang kulit ini juga sebagai syiar agama Islam," kata Ki Gondo Wartoyo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta. Sarwoto, Senin (1/4).
Untuk menghibur masyarakat, pertunjukan wayang kulit dilanjutkan pada malam hari.