Antisipasi kecurangan, tim gabungan sidak SPBU di Kudus
Tim gabungan Polres Kudus bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan stok BBM subsidi dan BBM Non subsidi di sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Kudus. Kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah.

Elshinta.com - Tim gabungan Polres Kudus bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan stok BBM subsidi dan BBM Non subsidi di sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Kudus. Kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah.
Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Danang Sri Wiratno memimpin langsung kegiatan tersebut. Tim gabungan melakukan pengecekan secara random sampling (acak) terhadap stok ketersediaan BBM serta melaksanakan pengecekan tera pompa tangki pengisian. Hal ini sebagai antisipasi adanya kecurangan dalam pembelian BBM di SPBU di wilayah Kudus.
Kasat menyampaikan bahwa pengecekan ini akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.
“Kami akan terus melakukan pengecekan secara rutin dan akan kita lakukan secara random sampling dengan tujuan agar pengelola tidak ada kesempatan untuk melakukan kecurangan dalam pembelian BBM subsidi maupun BBM non subsidi,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (1/4).
Saat pelaksanaan sidak, tim tidak menemukan kecurangan di beberapa SPBU yang dilakukan secara random sampling. “Dari 5 SPBU yang kami lakukan random sampling tidak ditemukan adanya kecurangan. Dan informasi dari pengelola SPBU juga menyampaikan untuk stok BBM Subsidi dan BBM Non Subsidi sampai dengan Idul Fitri masih aman tidak ada kendala,” ungkapnya.
Kasat berpesan kepada para pemudik dan warga masyarakat agar jangan khawatir terkait ketersediaan BBM di wilayah kudus. “Memang dari pengelola SPBU menyampaikan kemarin sempat mengalami keterlambatan pengiriman BBM akibat bencana banjir Demak, untuk saat ini stok dan pengiriman BBM sudah aman dan berjalan normal seperti biasa," imbuh AKP Danang.