Top
Begin typing your search above and press return to search.

THR PT Djarum cair, Lutfiatul siap beli kebutuhan rumah tangga yang rusak akibat banjir

Sebanyak 51. 317 buruh perusahaan rokok PT Djarum dari 9 kabupaten di Jawa dan Lombok mendapatkan pencairan tunjangan hari raya (THR) sebesar satu bulan gaji sesuai upah minimum Kabupaten masing-masing.

THR PT Djarum cair, Lutfiatul siap beli kebutuhan rumah tangga yang rusak akibat banjir
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com

Elshinta.com - Sebanyak 51. 317 buruh perusahaan rokok PT Djarum dari 9 kabupaten di Jawa dan Lombok mendapatkan pencairan tunjangan hari raya (THR) sebesar satu bulan gaji sesuai upah minimum Kabupaten masing-masing. Total THR yang dicairkan sebesar Rp129, 94 miliar. Dimana pencairan THR ini lebih tinggi dari tahun lalu yang sebesar Rp116, 46 miliar meski jumlah karyawan pada tahun lalu lebih banyak yakni 52.025 buruh.

Salah satu buruh yang sedang bergembira yakni Lutfiatul Hana yang sehari-harinya bekerja di perwakilan brak PT Djarum Bitingan Lama, warga Desa Undaan Kidul Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah ini mengaku uang THR akan digunakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga sebab ia juga menjadi korban banjir.

"Rumah saya terendam banjir 2 kali banyak barang-barang yang rusak makanya senang dapat THR bisa untuk beli kebutuhan rumah", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Selasa (2/4).

Lutfiana menyebut THR yang diterima sesuai UMK Kudus karena bekerja di perwakilan Kudus. Ia juga sudah 2 tahun ini bekerja jadi mendapatkan THR sebesar Rp. 2.695.000. "Tiap daerah kan berbeda saya ikut yang upah Kudus. Hari ini terima Rp. 1000.000 karena lainnya sudah ditransfer", imbuhnya.

Public Affairs Manager PT Djarum Rahma Muchtar menjelaskan pihaknya hari ini secara serentak melakukan pencairan THR di 9 Kabupaten seperti di Kudus, Demak, Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, Temanggung dan Lombok. Ada 51.317 buruh baik itu harian maupun borong, mereka mendapatkan THR sesuai UMK masing-masing Kabupaten sehingga besaran beda.

"Total THR yang kami cairkan ada Rp. 130an miliar naik sekitar 10 persen dari tahun 2023 lalu sebesar Rp. 116, 46 miliar," ujarnya.

Pemberian THR kali ini, menurut Muchtar agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya apalagi banyak karyawan yang terkena musibah banjir. Ditambahkan proses pencairan THR memang dilakukan dua tahap yakni tunai dan ditransfer. Hal ini karena faktor kemampuan pihak perbankan meski demikian pencairan THR akan selesai serentak hari ini.

Ketua FSP RTMM-SPSI Kabupaten Kudus Subaan Abdul Rochman menyatakan pencairan THR PT Djarum tidak melanggar ketentuan karena dilakukan sebelum H-7. Biasanya dilakukan pertengahan bulan puasa tahun ini agak mundur karena faktor hari libur panjang. Subaan menambahkan dalam seminggu terakhir pihaknya bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan perusahaan yang belum mencairkan THR sesuai ketentuan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire