Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ini tips mudik aman versi KNKT

Mengimbau agar pemudik memerhatikan tips keselamatan yang disarankan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi saat berkendara ketika berpuasa:

Ini tips mudik aman versi KNKT
X
Foto antrean kendaraan di masa Lebaran. (ANTRA Foto Aditya Pradana Putra/tom)

Elshinta.com - Pakar keselamatan transportasi/Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno, mengutip survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2024, memaparkan wilayah Jabodetabek merupakan asal pemudik kedua sebanyak 28,43 juta orang (14,68 persen), setelah Jawa Timur 31,3 juta orang (16,17 persen).

Potensi pergerakan orang dari Jabodetabek pada Musim Lebaran tahun 2024 yang lebih dari 28,4 juta orang itu setara dengan 84,27 persen dari total penduduk.

Setidaknya ada lima pilihan moda bagi warga Jabodetabek, yaitu KA antar kota 8,26 juta orang (29,05 persen), bus 7,89 juta orang (27,76 persen), mobil pribadi 4,27 juta (15,03 persen), sepeda motor 2,56 juta orang (9,02 persen) dan kapal penyeberangan 1,63 juta orang (5,72 persen).

Djoko memaparkan data pemudik terbanyak berasal dari Kab. Bekasi atau sebanyak 3,59 juta orang (12,63 persen).

Sementara mudik terbanyak menuju Jawa Tengah sebanyak 9,7 juta orang (34,17 persen). Pergerakan asal Jabodetabek sebanyak 28,4 juta orang.

Pergerakan Mudik di dalam wilayah Jabodetabek sebesar 3,1 juta orang (11,04 persen). Pergerakan Mudik ke luar wilayah Jabodetabek sebanyak 24,7 juta orang (88,96 persen).

Dengan data seperti itu, Djoko mengimbau agar pemudik memerhatikan tips keselamatan yang disarankan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi saat berkendara ketika berpuasa:

  • Pertama, istirahat yang cukup.
  • Kedua, hindari makanan yang bisa menyebabkan kantuk.
  • Ketiga, patuhi batas kecepatan kendaraan.
  • Keempat, jaga jarak aman dengan kendaraan lain.
  • Kelima, perbanyak istirahat jika kehilangan kosentrasi.
  • Keenam, perhatikan tekanan angin pada ban kendaraan.
  • Ketujuh, sabar dan peduli aturan lalu lintas.
  • Kedelapan, pahami rute perjalanan sebelum berkendara.
  • Kesembilan, cermat gunakan aplikasi navigasi untuk hindari jalur alternatif berbahaya.
  • Kesepuluh, hindari membawa penumpang dan barang berlebihan.

Bila tips tersebut diterapkan oleh para pemudik, Djoko berharap pada Musim Lebaran Tahun 2024 angka kecelakaan lalu lintas dan yang meninggal dunia menurun.

Data menunjukkan pada Musim Lebaran tahun 2023 terjadi kecelakaan lalu lintas 4.703, penurunan 21 persen. Sementara yang meninggal dunia 634 orang. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 39 persen dari tahun 2022. (Ahs)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire