Mekar sempurna bunga bangkai raksasa, suguhan bagi wisatawan di libur lebaran
Wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata Kebun Raya Cibodas (KRC) saat libur Lebaran 2024 akan disuguhkan momen langka yang belum tentu terjadi setiap tahun, yakni mekar sempurnanya bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum).
.jpg)
Elshinta.com - Wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata Kebun Raya Cibodas (KRC) saat libur Lebaran 2024 akan disuguhkan momen langka yang belum tentu terjadi setiap tahun, yakni mekar sempurnanya bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum).
General Manager Corporate Communication (Corcomm) PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin mengatakan bunga bangkai raksasa koleksi KRC ini dipastikan mekar sempurna tepat di momen libur Lebaran 2024.
"Momen libur lebaran ini menjadi istimewa, karena pengunjung atau wisatawan akan disuguhkan momen langka yang belum tentu tiap tahun terjadi, mekar sempurnanya koleksi bunga bangkai raksasa. Diperkirakan mekar mulai 16 April 2024," kata Zenal, saat ditemui KRC, Minggu (7/4).
Zenal mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan oleh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Supervisor Hortikultura KRC, Bunga Bangkai Raksasa itu mulai kuncup pada 16 Februari 2024 lalu.
"Saat ini tingginya sudah mencapai 171,5 sentimeter, dan masih terus dilakukan pemantauan hingga nanti mekar sempurna," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Angga Purwanda, Senin (8/4).
Selain menjadi suguhan atau daya tarik wisatawan, kata Zenal, mekarnya bunga dari famili talas-talasan endemik dari Sumatera ini juga merupakan kado ulang tahun KRC ke 172 tahun.
"Mekarnya bunga langka asal Sumatera Barat ini juga menjadi kado ulang tahun bagi Kebun Raya Cibodas yang jatuh pada 11 April 2024, bertepatan juga dengan Lebaran Idul Fitri tahun ini," ungkapnya.
Zenal menambahkan, terdapat keunikan antara bunga bangkai raksasa yang ada di KRC dengan dengan di Kebun Raya Bogor.
"Momen mekarnya Bunga Bangkai Raksasa di KRC bisa ditonton oleh pengunjung pada hampir tiap tahun karena memiliki 13 spesimen. Berbeda dengan Kebur Raya Bogor yang mekarnya Bunga Bangkai Raksasa hanya bisa dilihat empat atau lima tahun sekali," pungkasnya.