Top
Begin typing your search above and press return to search.

Umar, goweser asal Tegal yang mudik dengan sepeda lipat

Kisah menarik seorang goweser yang berasal dari Kabupaten Tegal yang berhasil menyelesaikan perjalanan mudiknya dari Jakarta ke Tegal dengan menggunakan sepeda lipat.

Umar, goweser asal Tegal yang mudik dengan sepeda lipat
X
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Kisah menarik seorang goweser yang berasal dari Kabupaten Tegal yang berhasil menyelesaikan perjalanan mudiknya dari Jakarta ke Tegal dengan menggunakan sepeda lipat. Umar, begitu ia akrab dipanggil, merupakan salah satu dari ribuan goweser yang memanfaatkan libur Lebaran untuk melakukan mudik menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi.

Perjalanan yang dimulai dari Jakarta, ibu kota negara, dan berakhir di Tegal, sebuah kota kecil yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, bukanlah perkara mudah bagi Umar. Namun, ia mampu menyelesaikan perjalanannya dengan penuh semangat dan kesabaran. Dengan menggunakan sepeda lipat yang ia miliki, Umar berhasil menempuh jarak sekitar 350 kilometer dalam waktu yang cukup, yakni tiga hari.

Ditanya soal mudik naik sepeda,Umar mengaku sudah jauh-jauh hari menyiapkan hal tersebut. Mulai dari segi keamanan, hingga perlengkapan lainnya guna membawa barang bawaan. Sehingga dia mengaku tidak khawatir dalam mudik lebaran di tahun ini menggunakan sepeda ke Tegal

“Tujuannya mau ke Kabupaten Tegal di Kecamatan Dukuhwaru, memang saya hobi bersepeda sekaligus memanfaatkan momen lebaran. Karena juga ramai banyak teman jadi saya berani untuk menyalurkan hobi dan sekalian mudik,” ungkapnya kepada Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Senin (8/4).

Sehari-hari Umar berdagang bakso yang di warung milik orangtuanya yang terletak di Setiabudi, Jakarta selatan. Umar tak ragu memasang stiker Bakso Pak Kabul di plat sepedanya. Stiker berbentuk mangkuk yang berisi hidangan serupa mie dan bakso lengkap dengan alat makan tersebut berada di pojok kiri bawah.

"Sehari-hari saya memang dagang bakso. Nanti yang lain bisa lihat juga di stiker sepeda dan tahu ada warung Bakso Pak Kabul. Setiap hari saya harus bagi waktu supaya bisa tetap bersepeda sambil dagang," kata Umar.

Dalam perjalanan mudiknya, Umar menyaksikan pemandangan yang indah dan beragam. Dari kesibukan kota Jakarta yang dipenuhi dengan gedung-gedung megah, hingga pedesaan yang tenang dan damai di perbatasan Kota Tegal. Ia juga bertemu dengan berbagai orang baik dan ramah yang memberikannya dukungan dan semangat untuk menyelesaikan perjalanan tersebut.

Menurut Umar, perjalanan mudik dengan menggunakan sepeda lipat adalah pengalaman yang tak terlupakan bagi dirinya. Melihat dari sudut pandang seorang goweser, ia dapat menikmati pemandangan dan merasakan suasana sekitar dengan lebih dekat dan mendalam. Selain itu, dengan menggunakan sepeda ia juga dapat menekan biaya transportasi yang biasanya mahal selama musim mudik Lebaran.

Dalam wawancaranya, Umar yang ditemani goweser Ilham yang berangkat dari Cikarang, Dani, Lukman yang sama berangkat dari Jakarta selatan, mengungkapkan bahwa perjalanan mudik dengan menggunakan sepeda lipat tidak hanya memberikannya pengalaman yang berharga, tetapi juga mempererat persaudaraan antar goweser. Saat berhenti di berbagai tempat, ia selalu bertemu dengan goweser lain yang juga melakukan perjalanan mudik. Mereka saling bertukar cerita dan memberikan bantuan jika ada yang mengalami kendala.

Kisah Umar ini telah menjadi inspirasi bagi banyak goweser lainnya, terutama dari Kabupaten Tegal. Ia membuktikan bahwa dengan semangat dan tekad yang kuat, segala tantangan dapat diatasi. Dengan menggunakan sepeda, ia juga turut mendukung program pemerintah untuk mengurangi kemacetan di jalur mudik yang sering terjadi selama musim Lebaran.

Dengan bangga, Umar menyatakan bahwa keputusannya untuk melakukan perjalanan mudik dengan sepeda lipat adalah pilihan yang tepat. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang dapat mengikuti jejaknya untuk menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi yang ramah lingkungan dan juga dapat meningkatkan kesehatan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire