Top
Begin typing your search above and press return to search.

Antisipasi inflasi Pemdes Karang Gading jual beras bersubsidi produksi 'Laskar Pangan'

Ditengah tingginya harga beras di pasaran dan untuk mengantisipasi inflasi. Pemerintah Desa Karang Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kembali menggelar pasar murah khusus beras bersubsidi produksi 'Laskar Pangan' Desa Karang Gading kepada masyarakat kurang mampu, di Kantor Desa Karang Gading jalan Ampera, Dusun VI Kacangan, Senin (8/4).

Antisipasi inflasi Pemdes Karang Gading jual beras bersubsidi produksi Laskar Pangan
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Ditengah tingginya harga beras di pasaran dan untuk mengantisipasi inflasi. Pemerintah Desa Karang Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kembali menggelar pasar murah khusus beras bersubsidi produksi 'Laskar Pangan' Desa Karang Gading kepada masyarakat kurang mampu, di Kantor Desa Karang Gading jalan Ampera, Dusun VI Kacangan, Senin (8/4).

Kepala Desa Karang Gading Bahrul mengatakan, beras yang dijual kepada masyarakat ini berasal merupakan Program Ketahanan Pangan Desa Karang Gading dengan harga Rp.40 ribu per karung berisi 5 kilogram. "Kami sediakan beras ramos sebanyak 5 ton dan dijual dengan harga dibawah harga pasaran, untuk mengantisipasi inflasi ditengah tingginya harga beras," ujar Bahrul.

Proses pengadaan beras ini diawali dengan penanaman padi di areal persawahan oleh kelompok masyarakat 'Laskar Pangan', kemudian dipanen dan dijadikan beras. Pemerintah Desa Karang Gading melalui program Ketahanan Pangan Desa menjual beras tersebut kepada masyarakat kurang mampu.

"Program ketahanan pangan desa, kami jual beras bersubsidi ramos dengan harga Rp.8 ribu per satu kilogram, Sementara di pasaran harga beras premium Rp.14 ribu per kilogram," kata Sekretaris Desa Karang Gading, Muhammad Yusuf Kurniawan sepertidilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Senin (8/4).

Lebih lanjut dijelaskan Sekdes, program ini kali kedua yang dilaksanakan pemerintah desa menyediakan beras yang sudah dikemas sebanyak lima ton. Pemerintah desa menyediakan beras bersubsidi untuk masyarakat miskin yang belum pernah tersentuh bantuan sosial apapun dari pemerintah. "Untuk masyarakat miskin ekstrim kami berikan beras secara cuma-cuma," terang Yusuf Kurniawan.

Program ketahanan pangan desa ini sangat membantu masyarakat desa yang berada dibawah garis kemiskinan mengingat saat ini harga beras masih tinggi. "Program ini sebuah terobosan Pemdes Karang Gading untuk turut serta mensukseskan program ketahanan pangan desa dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu," ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun, program beras bersubsidi ini hanya Desa Karang Gading yang membuat dari 16 desa di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire