Pasokan gas melon di Belitung aman
Gas elpiji 3 kilogram tidak mengalami kelangkaan di Belitung, Bahkan menurut pemilik Sub Agen Penyalur Gas Elpiji 3 Kilogram Kelurahan Pangkal Lalang, Muklis, saat ini pasokan gas melon sangat lancar dan aman .

Elshinta.com - Gas elpiji 3 kilogram tidak mengalami kelangkaan di Belitung, Bahkan menurut pemilik Sub Agen Penyalur Gas Elpiji 3 Kilogram Kelurahan Pangkal Lalang, Muklis, saat ini pasokan gas melon sangat lancar dan aman .
“Kami tetap menerima 100 tabung per minggu, lancar saja,” ujar Muklis, Rabu (10/4).
Menurut dia, permintaan gas 3 kilogram tersebut memang meningkat menjelang lebaran ini. Namun dia menilai, Pertamina mampu mengatasi lonjakan saat ini.
Kalau pun terdapat sedikit kendala, biasanya dihadapi rumah tangga atau UMKM yang memiliki cuma satu tabung. Ketika gas melon habis bertepatan dengan belum dikirim pasokan baru, maka bisa saja pada saat itu mereka tidak memperoleh LPG 3 Kilogram untuk memasak. “Kondisi demikian, tidak akan terjadi pada konsumen yang memiliki tabung cadangan,” kata dia.
Muklis bersyukur karena Pertamina setempat memutuskan menambah jatah untuk pangkalannya. Dia berharap bisa mendapat pasokan 200 tabung gas 3 kilogram sehingga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan warga di kelurahannya, tetapi juga kelurahan tetangga.
Perihal penambahan jatah tabung gas tersebut, Muklis mengungkapkan pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel sangat proaktif. “Mereka rajin melakukan pengawasan langsung sehingga mereka yang menawarkan penambahan tersebut,” ujar Muklis.
“Makanya, kami membantah jika ada yang menyebut terjadi kelangkaan. Semua berjalan normal seperti biasa,” ujar Muklis. Bahkan, kata dia. Pertamina juga memastikan bahwa setelah lebaran, mereka akan melakukan pasokan kembali.
Sebelumnya, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ahmad Yani juga meminta agar masyarakat tidak perlu resah. Sebab, stok LPG 3 kilogram memang sangat aman.
"Masyarakat tidak perlu khawatir perihal ketersediaan LPG di Bangka Belitung dikarenakan telah adanya penambahan pasokan dari Pertamina dalam menyambut Idulfitri," kata dia.
Pertamina sendiri memang terus berkomitmen menjaga pasokan. Melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, BUMN energi itu menambah 16.800 tabung LPG bersubsidi untuk Pulau Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Penambahan pasokan LPG subsidi ini untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat menyambut Lebaran Idul Fitri 2024," kata Area Manager Communication, Relation dan CSR Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan.
Ia mengatakan penambahan pasokan 16.800 tabung LPG subsidi di Pulau Belitung disebar di dua kabupaten yaitu Kabupaten Belitung sebanyak 9.520 tabung dan 7.280 tabung di Kabupaten Belitung Timur, sebagai komitmen Pertamina dalam memastikan stok dan penyaluran LPG 3 kg melalui agen dan pangkalan tetap berjalan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.