Polres Semarang antisipasi macet arus balik lebaran
Kasat Lantas Polres Semarang, Jawa Tengah AKP Arpan mengatakan, Simpang Tiga Bawen merupakan salah satu titik rawan kemacetan selama arus balik lebaran 2024.

Elshinta.com - Kasat Lantas Polres Semarang, Jawa Tengah AKP Arpan mengatakan, Simpang Tiga Bawen merupakan salah satu titik rawan kemacetan selama arus balik lebaran 2024.
Dia menyampaikan bahwa kondisi kepadatan arus di sejumlah ruas jalan Kabupaten Semarang terjadi pada jam-jam tertentu.
"Kepadatan arus hingga hari ke 2 hari raya Idul Fitri 1445 H kemarin di wilayah Polres Semarang, terjadi pada jam-jam tertentu. Misalnya pada pukul 08.00 WIB. Sudah ada sinyal arus balik padat, personel di lapangan langsung melakukan rekayasa. Rekayasa ini dilihat dari volume jumlah kendaraan yang paling banyak dari arah mana, sehingga kami melakukan prioritas rekayasa dapat berjalan efektif," jelasnya, Jumat (12/4).
Arpan menegaskan Simpang Taman Bawen masih menjadi prioritas rawan kemacetan. Mengingat di lokasi tersebut merupakan pertemuan 3 arus, baik dari arah Semarang, Solo maupun Jogja.
"Hingga saat ini Simpang Bawen masih menjadi prioritas kepadatan dan penumpukan arus. Selain itu, Exit Tol Bawen, jalur dalam Kota Ungaran, lokasi wisata Bandungan dan Jalan lingkar Ambarawa juga menjadi perhatian jajaran Polres Semarang," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Sabtu (13/4).
Arpan juga menyampaikan apabila terjadi kepadatan pada Exit Tol Bawen, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dishub Kabupaten Semarang untuk merubah timer lampu Traffic Light sesuai prioritas Volume arus.
"Untuk wilayah kota Ungaran lampu Traffic Light sudah di Flashing semua, sebagai antisipasi adanya perpotongan arus. Sedemikian halnya di Exit tol Bawen, kami bersama Dishub Kabupaten Semarang akan menerapkan skala prioritas Volume arus, dengan merubah settingan Timer pada lampu Traffic Light Exit tol Bawen," katanya.
Pihaknya memprediksi peningkatan arus balik akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, dan saat ini arus yang melintas di wilayah Kabupaten Semarang didominasi oleh wisatawan lokal atau para pemudik yang hendak berkunjung ke sanak keluarga.