940 warga DIY ikuti program balik kerja BPKH usai berlebaran di kampung halaman
Belasan bus membawa ratusan warga Yogyakarta dilepas di halaman Balai Kota Yogyakarta untuk kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah berlebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Elshinta.com - Belasan bus membawa ratusan warga Yogyakarta dilepas di halaman Balai Kota Yogyakarta untuk kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah berlebaran bersama keluarga di kampung halaman. Warga Yogyakarta ini mengikuti program 'Balik Kerja' yang digelar oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Bus-bus yang mengangkut warga ini dilepas oleh Penjabat Walikota Yogyakarta Singgih Raharjo dan anggota BPKH Sulistyowati, Minggu (14/4/2024).
Untuk Yogyakarta menggunakan sebanyak 21 armada jenis bus yang diikuti 940 peserta dan diberangkatkan dari Kompleks Balai Kota Yogyakarta dan menuju ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Peserta program balik kerja BPKH ini diberangkatkan hari Minggu dan Senin (15/4).
"Syarat untuk ikut program ini harus sudah punya pekerjaan di tempat tujuan, kalau menganggur gak bisa," ujar anggota BPKH Sulistyowati seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo.
Program balik kerja yang diselenggarakan BPKH ini dari optimalisasi dana abadi umat bukan dari uang tabungan haji. Dari situ menghasilkan nilai manfaat dan dioptimalisasikan dengan ditaruh di sukuk, deposito atau investasi. Dan rata-rata setahun mendapatkan Rp 200-230 milyar.
"Itu yang kita pakai untuk ini, jadi bukan uang haji," jelasnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk mengikuti program balik kerja ini. Terbukti kuota pendaftaran sudah penuh hanya dalam waktu 5 jam saja.
Sementara itu, Pj Walikota Yogyakarta Singgih Raharjo mengapresiasi program balik kerja yang membantu masyarakat untuk kembali bekerja setelah berlebaran di kampung halamannya. Program ini dinilai cukup bagus dan bermanfaat dan bisa mengurangi kemacetan di jalan.
"Pesan saya pada peserta agar membawa oleh-oleh khas dari Yogya," pungkasnya.