Pertimbangkan bangun pabrik Apple, CEO Apple Tim Cook sebut Indonesia pasar penting
Chief Executive Office (CEO) Apple Inc Tim Cook, bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, (17/4). Pertemuan berlangsung sekitar 30 menit dan membicarakan sejumlah hal, salah satunya terkait dengan investasi.

Elshinta.com - Chief Executive Office (CEO) Apple Inc Tim Cook, bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, (17/4). Pertemuan berlangsung sekitar 30 menit dan membicarakan sejumlah hal, salah satunya terkait dengan investasi.
Sementara itu usai pertemuan tersebut, Tim Cook mengatakan. Indonesia sebagai pasar penting bagi perusahaannya.
Dimana banyak konsumen yang membeli produknya, selain Indonesia juga memiliki masa depan yang cerah bagi perusahannya.
“Senang sekali bisa berada di sini bersama kalian, saya sangat antusias berada di Indonesia. Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi kami," uujarTim Cook, kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta,
Karena itu, pihaknya mempertimbangkan untuk membangun pabrik di Indonesia sebagaimana dorongan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi.
“Kami berbicara tentang keinginan Presiden untuk melihat adanya manufaktur di negara ini, dan itu adalah sesuatu yang akan kami pertimbangkan," ujarTim Cook, kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta,
Bos Apple Inc itu juga mengatakan akan terus melanjutkan penjajakan dan komunikasi dalam rangka merealisasi kerja sama perusahaan dengan Indonesia.
“Saya pikir kemampuan investasi di Indonesia sangat besar. Saya pikir ada banyak tempat yang bagus untuk berinvestasi dan kami ingin berinvestasi, kami percaya pada Negara ini,” ucapnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Istiqlal, Rabu (17/4).
Pada kesempatan yang sama, Tim Cook juga mengatakan dirinya sangat menyukai Indonesia, mulai dari budaya, keberagaman hingga atmosfernya.
"Saya sangat mencintai Indonesia. Saya suka atmosfer di sini, budayanya. Saya suka dengan semangat muda, keberagaman, dan dinamisme lingkungan lokal)," kata Tim Cook
Sementara itu pada kesempatan terpisah, menurut Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, berdasarkan sata yang di ada di Kemenperin tercatat.
Produksi ponsel di Indonesia pada 2023 mencapai 49 juta unit, sedangkan impornya hanya sebesar 2,79 juta unit.
Dari 2,79 juta unit ponsel yang diimpor itu, sebanyak 85 persennya berasal dari produk Apple.
“Dari 2,79 juta unit ponsel yang diimpor itu, sebanyak 85 persennya berasal dari produk Apple," ungkap Agus.
Selain Agus juga mengatakan kehadiran perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat tersebut sebagai pendekatan yang unik bagi pemerintah untuk meningkatkan TKDN industri teknologi.
Dengan begitu, Indonesia dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar dari sektor ini.