Top
Begin typing your search above and press return to search.

Sesosok mayat ditemukan di jalur pendakian Pos 3 Gunung Slamet 

Sesosok mayat ditemukan di Dusun Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa dan berhasil dievakuasi oleh Tim Rescue yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Polhut KPH Pekalongan Barat, BPBD, PMI, SAR Bumijawa, Gallawi Rescue, BC Sawangan, BC Gupala, Puskesmas BMJ, RAPI Kabupaten Tegal, dan masyarakat.

Sesosok mayat ditemukan di jalur pendakian Pos 3 Gunung Slamet 
X
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Sesosok mayat ditemukan di Dusun Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa dan berhasil dievakuasi oleh Tim Rescue yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Polhut KPH Pekalongan Barat, BPBD, PMI, SAR Bumijawa, Gallawi Rescue, BC Sawangan, BC Gupala, Puskesmas BMJ, RAPI Kabupaten Tegal, dan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian penemuan mayat yang sebagian tubuhnya sudah tidak dapat dikenali ini diketahui pada hari Rabu (17/4/2024). Tim Rescue yang mendapat laporan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pencarian dan akhirnya berhasil menemukan korban yang sudah tidak bernyawa di jalur pendakian Gunung Slamet pada Kamis (18/4) siang.

Tim Rescue yang terdiri dari anggota Polri, RAPI Kabupaten Tegal TNI, Polhut KPH Pekalongan Barat, BPBD, PMI, SAR Bumijawa, Gallawi Rescue, BC Sawangan, BC Gupala, Puskesmas BMJ, yang menerima laporan dari pendaki Gunung Slamet yang menemukan sebuah kerangka tersebut langsung melakukan asessment/evakuasi jasad korban pada Kamis (18/4/2024).

Proses evakuasi berjalan dramatis karena medan yang ditempuh terjal dan ekstrem, serta hujan dengan intensitas yang tinggi mengguyur wilayah evakuasi tersebut.

Diketahui bahwa korban meninggal ditemukan dalam keadaan sudah tidak berbentuk dan tertutup oleh tanah dan rerumputan. Tim kemudian segera melakukan evakuasi dan berhasil membawa korban sekitar pukul 15.00wib ke RS. Dr. Soesilo Slawi

Kapolsek Bumijawa, Iptu Iman Agus menyatakan bahwa pihaknya turut berduka cita atas penemuan mayat yang berada di pos 3 jalur pendakian. Namun ia belum bisa memastikan secara jelas korban meninggal dunia tersebut.

"Kita belum bisa memastikan bahwa korban adalah seorang pendaki ataupun warga. Pada tanggal 17 kemarin ada pendaki yang turun dan melaporkan telah melihat jenazah. Kami Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi dan berkoordinasi, sementara untuk kondisi jenazah sulit dikenali namun memiliki ciri-cirinya memakai sarung, memakai kaos dan peci," jelas Kapolsek Bumijawa, Iptu Iman Agus seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari nurdiansyah, Jumat (19/4).

Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari sepuluh hari, lantaran seluruh bagian tubuhnya sudah menjadi tanah dan sulit untuk teridentifikasi di pos 3 jalur pendakian Gunung Slamet.

Proses evakuasi yang dilakukan sekurangnya lima jam. Pada Kamis sore, sekitar pukul 15.00 WIB, mayat tersebut akhirnya dapat dievakuasi dan dibawa ke basecamp pendakian yang selanjutnya mayat yang sudah menjadi kerangka manusia tersebut langsung dibawa untuk proses identifikasi ke RSUD Soeselo, Slawi.

"Kita team rescue melakukan perjalanan sekira pukul 10.15 WIB dan setelah mengevakuasi kasad korban kita kembali turun ke basecamp pendakian sampai sekitar pukul 15.00 WIB," katanya.

Sementara itu, pihak Kepolisian masih kesulitan mengidentifikasi korban lantaran tidak ditemukan identitas apapun di sekitar jasad korban.

Namun petugas memperkirakan jasad tersebut berjenis kelamin laki-laki lantaran memakai sarung dan peci.

"Untuk jenis kelamin kami perkirakan laki-laki, untuk hal lain seperti indikasi kekerasan atau tidak kami masih menunggu hasil pemeriksaan otopsi di RSUD Soesilo," terang Kapolsek Bumijawa Iptu Agus Iman.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire