Pelaku penusukan sopir bus BST di Kartasura menyerahkan diri
Polisi mengungkap kasus penusukan pengemudi bus Batik Solo Trans (BST) di Kawasan Katasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Pelaku berinisial AR, warga Gunung Kidul, Yogyakarta ini sempat melarikan diri setelah melakukan penusukan pada korban Agus Yuliarso pada awal Bulan April lalu.

Elshinta.com - Polisi mengungkap kasus penusukan pengemudi bus Batik Solo Trans (BST) di Kawasan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Pelaku berinisial AR, warga Gunung Kidul, Yogyakarta ini sempat melarikan diri setelah melakukan penusukan pada korban Agus Yuliarso pada awal Bulan April lalu.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit mengatakan, pelaku AR (37) menusuk korban karena tersinggung dan dendam dipepet bus yang dikemudikan korban saat mengendarai sepeda motor. Pelaku mengejar bus dan menghentikannya lalu terjadi insiden penusukan tersebut di dalam bus. Kejadian ini berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Kartasura.
AR menusuk bahu kiri korban dengan pisau yang dia bawa dan melarikan diri. Sementara korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Kejadian perkara ini disekitar Rumah Sakit UNS, Kartasura," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (24/4).
Sigit menuturkan, polisi melakukan pelacakan pada pelaku setelah menerima laporan. Salah satunnya dengan mendatangi rumah pelaku di Gunung Kidul. Petugas yang datang hanya ditemui oleh istri dan adik pelaku, keduanya kemudian dibawa ke Mapores untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Pelaku yang sedang bersembunyi mengetahui istri dan adiknya dibawa polisi akhirnya menyerahkan diri secara suka rela. "Pelaku yang mengetahui keluarganya dimintai keterangan menyeragkan diri ke Mapolres setelah saksi diperiksa," ujarnya.
Kapolres menambahkan, pelaku sudah diperiksa dan menunjukkan barang bukti berupa pisau yang digunakan untuk menusuk korban. Pelaku dijerat dengan undang-undang KUH Pidana pasal 351, ancaman pidana penjara yang dikenakan palin lama 2 tahun 8 bulan. "Pelaku memang menyembunyikan pisau yang digunakan untuk menusuk korban," ungkap Kapolres.