Top
Begin typing your search above and press return to search.

Baznas Kota Malang kumpulkan Rp400 juta dari UPZ

BAZNAS Kota Malang, Jawa Timur mencatat  dana yang masuk ke BAZNAS dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) total mencapai Rp400 juta. Ketua BAZNAS Kota Malang, H.Kasuwi mengungkapkan sejumlah kegiatan mulai dari Ramadan, Idul Fitri termasuk rangkaian HUT Kota Malang yang ke 110.

Baznas Kota Malang kumpulkan Rp400 juta dari UPZ
X
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - BAZNAS Kota Malang, Jawa Timur mencatat dana yang masuk ke BAZNAS dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) total mencapai Rp400 juta. Ketua BAZNAS Kota Malang, H.Kasuwi mengungkapkan sejumlah kegiatan mulai dari Ramadan, Idul Fitri termasuk rangkaian HUT Kota Malang yang ke 110.

“Hingga saat ini ada 30 UPZ yang telah terbentuk dimana dapat mengelola zakat, infaq dan Shodaqoh,” ujar Kasuwi pada acara kupatan BAZNAS Kota Malang dan Raker UBZ.

Terkait dana yang dihimpun BAZNAS Kota Malang dinilai masih jauh dari harapan. “Jauh dari harapan apalagi ditargetkan BAZNAS Nasional untuk Kota Malang mencapai Rp1 Miliar tentu saja ini menjadi tantangan BAZNAS untuk menghimpun/mengumpulan dan menyalurkan dana tersebut,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Rabu (24/4).

Tentu saja BAZNAS secara transparan melaporkan selama 1 tahun dan Triwulan penghimpuan dan penyaluran dana BAZNAS seperti pendidikan, kesehatan, termasuk penanganan stunting di Kota Malang.

“Selain membentuk UBZ di tingkat OPD, pihak BAZNAS juga membentuk UBZ di tingkat masjid dimana ada 1.000 masjid yang akan menjadi UBZ,” terangnya.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengapresiasi upaya BAZNAS Kota Malang. “Upaya BAZNAS dilakukan pada bulan Syawal memiliki banyak kandungan apalagi dengan membawa acara kupatan dimana BAZNAS Kota Malang memberi manfaat bagi masyarakat kota Malang," ujarnya.

BAZNAS Kota Malang merupakan garda terdepan dan Pemkot Malang sangat terbantu utamanya pada sifatnya segera dan darurat, BAZNAS mengambil peran tersebut.

“Dan pada tahun 2024 menjadi wadah dalam mengevaluasi kegiatan termasuk transparansi terkait dengan zakat, infaq yang disalurkan oleh BAZNAS,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Malang juga menyinggung soal masih adanya UBZ di OPD yang ada di Kota Malang masih belum melakukan upaya penerimaan zakat dan infaq.

“Saya selalu mengingatkan dan tidak perlu menyebut OPD tersebut tinggal yang diberi amanah di UBZ OPD untuk mengingatkan," tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire