Top
Begin typing your search above and press return to search.

Tim Garuda Muda bugar, Nathan dan kawan kawan siap hadapi Korsel malam ini

Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi lawan tangguh Korea Selatan dalam babak perempat final piala Asia 2023 Kamis malam  (25/4) atau Jumat dinihari di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar.

Widodo
Tim Garuda Muda bugar, Nathan dan kawan kawan siap hadapi Korsel malam ini
X
Gelandang Indonesia #07 Marselino Ferdinan melakukan selebrasi bersama rekan satu timnya setelah mencetak gol pertama timnya melalui tendangan penalti dalam pertandingan Grup A Piala Asia AFC U23 melawan Yordania di Stadion Abdullah Bin Khalifa di Doha pada Minggu (21/4/2024). (AFP/KARIM JAAFAR)

Elshinta.com - Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi lawan tangguh Korea Selatan dalam babak perempat final piala Asia 2023 kamis malam (25/4) atau Jumat dinihari di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar.

Duel ini menjadi penentu untuk bisa lolos ke babak selanjutnya babak semifinal.

Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali memastikan kondisi para pemain dalam keadaan bugar tidak ada kondisi yang mengkhawatirkan dan siap bertanding.

Selanjutnya coach Shin Tae-yong alias STY yang akan meramu cara dan strategi pemain yang akan diturunkan menghadapi lawan yang merupakan negara asal STY.

"Kami meyakini STY adalah pelatih internasional, dia pasti profesional. Tetapi kita juga punya harapan besar dan optimisme karena dia (STY) sangat memahami karakteristik permainan Timnas lawan karena pernah melatih timnas Korsel," harap Zainudin Amali.

Zainudin Amali mengungkap kiprah STY sebagai pelatih Internasional pada kejuaraan Piala Asia sudah menorehkan prestasi. STY pernah membawa tim U-23 Korea Selatan melaju ke Final Asia tahun 2015 namun langkahnya dihadang tuan rumah dikalahkan Australia.

Amali menjelaskan tidak mudah membentuk Timnas U-23 Indonesia yang ada sekarang ini. Diawali saat Indonesia dinyatakan sebagai tuan rumah piala dunia U-20 tahun 2019 akhir lalu.

Saat itu Presiden instruksikan kepada dirinya yang saat itu menjabat sebagai Menpora untuk menyiapkan semuanya dengn baik termasuk dukungan untuk mengirim pemain ke negara Spanyol, Kroasia dan Turki. "Satu hal tim ini tidak terbentuk dalam waktu seketika," ungkap Amali.

Hal yang sama dikemukakan Mantan Kapten Timnas Sepakbola Sea Games ke 16 tahun 1991, Ferril Raymond Hattu. Menurutnya STY meletakkan dasar-dasar yang kuat kepada para pemain dan berhasil menaikkan level pemain.

"Kenapa STY bisa berhasil karena selama 4 tahun menanganni timnas secara intens, kita bisa membuktikan sekali lagi proses adalah bagian penting contoh yang dilakukan di negara Jepang, Korea Selatan adalah melakukan pembinaan sejak muda, karena targetnya senior," ujar Ferril Raymon saat wawancara di Radio Elshinta.

Menurut Ferril, squad Garuda U-23 sudah cukup matang menghadapi Korsel, sudah mampu dengan kapasitas kompetisi lebih tinggi, namun perlu diwaspadai tim Korsel memiliki pertahanan yang baik karena belum pernah kebobolan.

"Timnas asuhan STY secara perlahan tapi pasti memperoleh hasil signifikan untuk lebih matang. Untuk melawan korsel kita sudah punya modal dasar yang cukup baik dilihat performance, gimana bertahan, gimana ngatur ritme permainan sehingga secara basic kita sudah siap. Saat bertanding perlu disiapkan mental, fisik, internal tim yang sangat kondusif akan menetukan bagimana penampilan para pemain dinihari nanti," ujarnya dalam wawancara di Radio Elshinta. (nak)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire