Top
Begin typing your search above and press return to search.

Maju Pilkada, mantan Wali Kota Malang mendaftar di PKB Kota Malang

Mohammad Anton atau Abah Anton mendatangi kantor DPC PKB Kota Malang, Jawa Timur. Kedatangan mantan wali kota Malang tersebut adalah untuk mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wali kota Malang yang diusung PKB Kota Malang.

Maju Pilkada, mantan Wali Kota Malang mendaftar di PKB Kota Malang
X
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Mohammad Anton atau Abah Anton mendatangi kantor DPC PKB Kota Malang, Jawa Timur. Kedatangan mantan wali kota Malang tersebut adalah untuk mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wali kota Malang yang diusung PKB Kota Malang.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Abah Anton didampingi sejumlah pimpinan ponpes dan sejumlah kiai/ulama mendatangi kantor DPC PKB Kota Malang di Jalan Ketapang, Sukun, Senin (29/4).

“Abah Anton bukan orang baru bagi PKB Kota Malang,” kata Ketua DPC PKB Kota Malang, H. Fatchullah saat memberikan sambutan.

Ditambahkan Fatchullah, sesuai dengan mekanisme yang berlaku yang sama dengan pendaftar yang ada.

“Semua kita terima dan akan diserahkan ke DPP guna melakukan kajian lebih lanjut sebelum mengeluarkan rekomendasi untuk N1 dan N2 . Selain itu karena PKB memiliki 8 kursi guna mencukupi 20 persen mana pendaftar dapat melakukan komunikasi dengan partai lain guna melengkapi 20 persen,” jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris.

Sementara itu, Annas Muttaqqin, Jubir Desk Pilkada DPC PKB Kota Malang menyatakan saat ini DPC PKB Kota Malang telah menerima tiga orang pendaftar.

“Sudah ada tiga, masing-masing Muhammad Haris (mantan birokrat), Imam Supandi (pendidik) dan Moh Anton (mantan wali kota) dan semuanya diterima tanpa memandang siapa yang mendaftar dan pendaftaran akan dibuka sampai Agustus atau DPP menganggap sudah cukup kita tutup pendaftaran dan tahapan selanjutnya ada di DPP PKB.Dan PKB sendiri melakukan pendaftaran secara online dan offline dimana untuk offline calon wajib hadir dan para calon akan jalani Uji Kepatutan dan Kelayakan atau UKK di DPP PKB,” ujar Annas.

Terkait akan adanya koalisi nasional yang mengusung Pilpres dan wapres, Annas mengaku belum bisa memastikan soal tersebut.

“Meski ada pembicaraan ke arah itu kami masih menunggu aturan DPP,” tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire