Siapkan masyarakat terampil kerja, BLK Boyolali berikan pelatihan berbasis kompetensi
Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK ) membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi tahap I, pada Senin (29/4/2024).

Elshinta.com - Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK ) membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi tahap I, pada Senin (29/4/2024).
Kepala UPT BLK Kabupaten Boyolali, Sugeng Raharjo mengatakan, pelatihan berbasis kompetensi dilakukan untuk memberi keterampilan kerja kepada masyarakat usia kerja di Boyolali agar dapat mengisi peluang kerja di industri maupun berwirausaha.
”Membekali serta mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri dan usaha jasa lainnya. Meningkatkan kompetensi para pencari kerja sebagai lanjutan dari keterampilan yang dimiliki sebelumnya,” kata Sugeng Raharjo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Selasa (30/4).
Jumlah paket pelatihan tahun 2024 ini sebanyak 23 paket pelatihan dengan rincian dari sumber dana APBD 11 Paket dan sumber dana APBN 12 Paket.
“Pelatihan tahap I dimulai pada hari Senin tanggal 22 April 2024 dan akan berakhir pada tanggal 04 Juli 2024,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskopnaker Kabupaten Boyolali, Bambang Sutanto mengatakan, program pelatihan ini prospektif bagi perkembangan ekonomi dan dunia usaha di Kabupaten Boyolali.
“Pelatihan ini diharapkan nantinya dapat menambah ketrampilan, menciptakan peluang kerja baru, serta para peserta yang mempunyai ketrampilan ini dapat membuka lapangan kerja sendiri atau berwirausaha,” kata Bambang Sutanto.
Sebanyak 23 paket pelatihan tersebut dibagi menjadi 4 tahap pelaksanaan. Antara lain, Ketrampilan Tata Boga Pembuatan Roti dan Kue sebanyak 16 orang, Ketrampilan Teknik Manufaktur sebanyak 16 orang, Ketrampilan TIK Administrasi Perkantoran sebanyak 16 orang, Practical Office Advance sebanyak 16 orang, Servis Sepeda Motor Injeksi sebanyak 16 orang, dan Plate Welder Pengelasan SMAW 3G sebnyak 16 orang. Sehingga total ada 96 orang yang mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi tahap I.