Berharap Indonesia kerahkan yang terbaik di final Piala Thomas dan Uber 2024
Sukses Tim Uber Indonesia ke babak final mengakhiri penantian Indonesia selama 16 tahun. Terakhir kali, Indonesia lolos ke final Uber Cup adalah pada 2008.
Tim bulu tangkis putri Indonesia merayakan kemenangan usai menang atas Thailand dalam babak perempatfinal Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Jumat (3/5/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc/pri.Elshinta.com - Tim bulutangkis putra dan putri Indonesia meraih hasil gemilang dalam kejuaraan beregu Piala Thomas dan Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China.
Keberhasilan tim Uber Indonesia lolos ke final Uber Cup 2024 setelah mengalahkan juara bertahan, Korea Selatan dengan skor 3-2 mengejutkan pecinta bulu tangkis dunia.
Tidak hanya itu, sukses Tim Uber Indonesia ke babak final mengakhiri penantian Indonesia selama 16 tahun. Terakhir kali, Indonesia lolos ke final Uber Cup adalah pada 2008.
Pada saat itu, Indonesia sukses melangkah ke partai final Uber Cup 2008 yang digelar di Istora Senayan setelah menang 3-1 atas Jerman. Namun, di final Indonesia harus puas jadi runner up setelah Maria Kristin dan kawan-kawan kalah 3-0 dari China.
Begitu pula dengan prestasi Tim Thomas Indonesia yang melaju ke final setelah membungkam China Taipei dengan skor 3-0.
Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting membuka keran kemenangan Indonesia setelah menaklukkan unggulan pertama Taipei Chou Tien Chen dengan skor 21-18, 21-19.
Selanjutnya, ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses membungkam Lee Yang/Wang Chi Lin dengan skor 16-21, 21-19, 21-18.
Lalu, pada nomor tunggal putra, Jonatan Christie menundukkan Wang Tzu Wei dengan skor 21-11, 21-16.
Dengan kemenangan tersebut, Tim Thomas Indonesia sukses menembus babak final tiga kali beruntun sejak 2020. Pada saat itu, Indonesia berhasil membawa pulang Piala Thomas.
Namun, pada 2022, Tim Thomas Indonesia gagal mengulang kesuksesan setelah kalah dari India.
Kini, Tim Thomas dan Uber Indonesia akan bertemu tim Tiongkok yang menjadi tuan rumah.
Menanggapi peluang kedua tim dalam partai final, Luluk Hadiyanto, mantan pebulu tangkis peringkat 1 dunia nomor ganda putra berharap Tim Thomas dan Uber Indonesia bisa mengerahkan kemampuan terbaik mereka dalam pertandingan final yang akan berlangsung pada hari Minggu (5/5).
"Ini adalah partai final. Saya percaya, adik-adik, teman-teman kita pasti ingin berbuat yang terbaik, Apalagi, (Tim Uber Indonesia) mereka sudah memenuhi target PBSI yang diproyeksikan hanya mencapai semifinal. Mereka pasti akan berbuat yang terbaik karena selangkah lagi mereka akan mencatat sejarah," ujar Luluk Hadiyanto saat diwawancara Elshinta pada Sabtu (4/5) sore,
Luluk juga mengingatkan, bahwa pertandingan di final nanti juga tidak akan mudah bagi tuan rumah.
Apalagi dalam sebuah prtandingan beregu, hasil partai sebelumnya akan memengaruhi pemain yang akan bertanding di partai selanjutnya.
"Apalagi bermain di hadapan penonton sendiri atau menjadi tuan rumah. Itu bisa menimbulkan tekanan psikologis," jelas Luluk yang kini dikenal sebagai komentator bulu tangkis di stasiun televisi. (ahs)




