KPU Langkat gelar CAT calon PPK Pilkada 2024
Sebanyak 452 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi pendaftaran calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati 2024 mengikuti Computer Assisted Test (CAT).

Elshinta.com - Sebanyak 452 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi pendaftaran calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati 2024 mengikuti Computer Assisted Test (CAT).
Kegiatan CAT yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Stabat dan di Pesantren Ulumul Qur'an Stabat itu terbagi dalam tiga sesi. Hal itu disampaikan Ketua Divisi SDM Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Kabupaten Langkat Imran Lubis, Selasa (7/5).
Komisioner KPU Langkat, Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih Imran Lubis mengatakan, tahapan hari ini adalah tes tertulis dengan sistem CAT dengan jumlah 75 soal. “Seleksi calon anggota PPK ini untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Langkat. Materi tes tentang tugas dan wewenang PPK, PPS, badan Ad Hoc, tahap kampanye, rekapitulasi, wawasan kebangsaan, dan seterusnya,” terang Imran.
Imran Lubis menjelaskan usai tahap seleksi CAT ini, selanjutnya akan dilaksanakan rapat pleno untuk memutuskan yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan tes selanjutnya.
"Pengumuman hasil seleksi tes tulis ini akan diumumkan pada 9-10 Mei 2024," katanya.
Ia memastikan, melalui tes CAT ini KPU Langkat ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa seleksi PPK ini transparan, sebab ketika peserta selesai mengerjakan soal, maka akan langsung muncul nilai.
Peserta CAT Kusmiono (40) mengatakan soal yang diberikan gampang-gampang susah menjawabnya karena harus benar-benar memahami pertanyaan. "Lumayan susah soal yang diberikan butuh pemahaman dari soal tersebut untuk menjawab," ujarnya.
Hal senada disampaikan peserta CAT Muhammad Yusuf Kurniawan (38), soalnya tidak begitu sulit hanya perlu nalar dan pengetahuan tentang teknis penyelenggaraan pemilihan dan wawasan kebangsaan.
"Ada 75 soal yang harus kami jawab, setiap satu soal yang benar dijawab nilainya satu," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Rabu (8/5).