Top
Begin typing your search above and press return to search.

Wamendes PDTT tekankan potensi Indonesia Emas 2045

Wakil Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Paiman Raharjo menyatakan Keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN)  minimal akan berdampak pada status kesejahteraan perangkat kelurahan yang otomatis menjadi pengawai negeri sipil (PNS) dari dulunya desa. 

Wamendes PDTT tekankan potensi Indonesia Emas 2045
X
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Paiman Raharjo menyatakan Keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) minimal akan berdampak pada status kesejahteraan perangkat kelurahan yang otomatis menjadi pengawai negeri sipil (PNS) dari dulunya desa.

Hal itu disampaikanya pada saat menjadi narasumber Studium Generale dan Praktisi Mengajar dengan tema "Implementasi Kebijakan Sistem Manajemen Nasional IKN dan Pengembangan Desa Menuju Indonesia Emas" di Universitas Kristen Satwa Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (15/5).

Dikatakannya ada 32 status desa yang berubah menjadi kelurahan dari pembangunan IKN sehingga dari perubahan status itu akan meningkatkan SDM dan kesejahteraan bagi kelurahan yang ada sekitar IKN.

"IKN juga disiapkan menuju Indonesia Emas Tahun 2045. Dimana Indonesia Emas menargetkan Indonesia akan berada di peringkat 4 kekuatan ekonomi dunia. Tentu itu harapanya bersama dimana Indonesia akan diakui dunia menjadi kekuatan ekonomi yang diperhitungangkan sehingga kesejahteraan rakyat akan meningkat," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Selasa (14/5).

Dia juga dalam penjelasannya menyoroti Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa Bab IX: Pembangunan Desa dan dan Kawasan Perdesaan. Menurutnya pembangunan desa mengedepankan kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotongroyongan.

"Terdapat 10 strategi pembangunan desa dan perdesaan yang diterapkan di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam menghadapi tantangan yang ada. Strategi tersebut diantaranya yaitu perbaikan kualitas pembangunan desa, dukungan dari pemerintah daerah, kolaborasi dan sinergi lintas sektor, peningkatan efektivitas pemanfaatan dana desa, dan pemanfaatan ruang desa untuk kehidupan berkelanjutan," tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire