Top
Begin typing your search above and press return to search.

Tim SAR gabungan berhasil temukan 2 jenazah korban terseret arus di Pantai Kramat Tegal

Sembilan anak yang sedang bermain bola di Pantai Kramat Tegal mengalami musibah saat mereka bermain bola dan 2 temannya terjerat arus laut ketika hendak mengambil bola yang terlempar ke laut. Kejadian ini berlangsung pada Selasa (14/5/2024) kemarin. 

Tim SAR gabungan berhasil temukan 2 jenazah korban terseret arus di Pantai Kramat Tegal
X
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Sembilan anak yang sedang bermain bola di Pantai Kramat Tegal mengalami musibah saat mereka bermain bola dan 2 temannya terjerat arus laut ketika hendak mengambil bola yang terlempar ke laut. Kejadian ini berlangsung pada Selasa (14/5/2024) kemarin.

Dari sembilan anak tersebut, satu di antaranya berhasil ditemukan oleh petugas SAR Selasa (14/5/2024) malam dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 19.15 WIB.

Korban yang berhasil ditemukan pada Selasa malam adalah Satria Anugrah Muzaki (12), kelas 5, beralamat di Desa Punduhan Rt 06/01. Saat ditemukan, ia sudah dalam kondisi meninggal dan petugas langsung mengevakuasi jenazah dan langsung dilarikan ke rumah duka. Sementara itu, satu anak lainnya masih dalam proses pencarian oleh petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Tegal, PMI, Polairud, Polsek Kramat, Koramil Kramat, relawan Sarpolair, Randujajar Pemalang dan Gemahpala rescue.

Pada hari ke 2 pencarian team SAR gabungan membagi 3 sru dimana 2 sru melakukan pencarian sepanjang bibir Pantai Kramat dan 1 sru melakukan pencairan di sepanjang Pantai Kramat menggunakan perahu karet. Dalam pencarian ini petugas SAR berhasil menemukan korban Ibnu Arsil Uzaman, kelas 5 SD, yang beralamat di Desa Punduhan Rt 01/01 dalam kondisi meninggal sejauh 1 KM dari korban terseret.

Menurut keterangan dari petugas Basarnas, M Amin Santoso, kejadian berawal saat sembilan anak tersebut sedang asyik bermain bola di Pantai Kramat Tegal. Tidak disangka, dua anak tersebut mencoba mengambil bola terlempar ke laut. "Sayangnya, mereka terjerat arus laut yang cukup kuat, sehingga menyebabkan mereka terseret ke tengah laut," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Rabu (15/5).

Sementara Koordinator Unit Siaga Sar Basarnas Pemalang Susanto saat dikonfirmasi juga membenarkan kejadian tersebut, kemarin sekitar pukul 16.10 WIB.

"Kejadian anak terseret ombak itu sekitar pukul 16.10 WIB, dan petugas dari BPBD Kabupaten Tegal setelah mendapat laporan langsung menuju TKP ini dan langsung melakukan pencarian dan Alhamdulillah sekitar pukul 19.15 WIB berhasil ditemukan satu korban dan hari ke 2 ini kita Team SAR berhasil menemukan korban ke 2 berjarak kurang lebih 1 KM dari tempat korban terseret ombak dan jenazah kita langsung bawa ke rumah duka." jelasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire