20 Mei 2008: Mengenang Ali Sadikin, perintis modernisasi infrastruktur Jakarta
Elshinta.com, Ali Sadikin adalah salah satu gubernur paling terkenal dalam sejarah Jakarta. Menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1966 hingga 1977, ia dikenal karena transformasi besar yang dilakukannya terhadap ibu kota Indonesia. Kepemimpinannya dianggap kontroversial namun inovatif, dengan berbagai kebijakan yang mengubah wajah Jakarta.

Elshinta.com - Ali Sadikin adalah salah satu gubernur paling terkenal dalam sejarah Jakarta. Menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari tahun 1966 hingga 1977, ia dikenal karena transformasi besar yang dilakukannya terhadap ibu kota Indonesia. Kepemimpinannya dianggap kontroversial namun inovatif, dengan berbagai kebijakan yang mengubah wajah Jakarta.
Kehidupan Awal dan Karier Militer
Ali Sadikin lahir pada 7 Juli 1927 di Sumedang, Jawa Barat. Sebelum menjadi gubernur, ia meniti karier di militer. Ali Sadikin adalah seorang perwira Angkatan Laut dan mencapai pangkat Letnan Jenderal. Pengalamannya di militer membentuk karakter kepemimpinan yang tegas dan disiplin, yang kemudian ia terapkan dalam pemerintahan sipil.
Masa Jabatan sebagai Gubernur
Pada tahun 1966, Presiden Soekarno menunjuk Ali Sadikin sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat itu, Jakarta sedang menghadapi berbagai masalah seperti kemacetan, banjir, dan kekurangan infrastruktur. Ali Sadikin bertekad untuk mengatasi masalah-masalah ini dengan berbagai program pembangunan yang ambisius.
- Pembangunan Infrastruktur
Ali Sadikin memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Ia membangun jalan-jalan baru, jembatan, serta memperbaiki sistem drainase untuk mengurangi banjir. Salah satu proyek terkenalnya adalah pembangunan Taman Mini Indonesia Indah dan Taman Impian Jaya Ancol, yang kini menjadi ikon wisata di Jakarta.
- Reformasi Sosial
Ali Sadikin juga memperkenalkan reformasi sosial yang kontroversial. Ia mengizinkan berdirinya kasino dan tempat hiburan malam untuk meningkatkan pendapatan daerah. Pendapatan ini digunakan untuk membiayai proyek-proyek sosial dan infrastruktur. Meskipun kebijakannya ini menuai kritik, terutama dari kelompok agama dan konservatif, Ali Sadikin tetap pada pendiriannya bahwa langkah ini diperlukan untuk membangun Jakarta.
- Pendidikan dan Kesehatan
Di bawah kepemimpinan Ali Sadikin, sektor pendidikan dan kesehatan juga mendapatkan perhatian. Ia mendirikan banyak sekolah dan pusat kesehatan di berbagai wilayah Jakarta, memastikan bahwa warga kota memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan dasar ini.
Warisan dan Pengaruh
Ali Sadikin meninggalkan warisan yang signifikan bagi Jakarta. Banyak infrastruktur dan fasilitas umum yang dibangun pada masa kepemimpinannya masih digunakan hingga kini. Ia juga dianggap sebagai figur yang membawa modernisasi ke Jakarta, meskipun dengan cara yang tidak selalu populer.
Setelah masa jabatannya berakhir pada tahun 1977, Ali Sadikin tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan politik hingga akhir hayatnya. Ia meninggal pada 20 Mei 2008, namun jasa-jasanya tetap dikenang oleh warga Jakarta.