Top
Begin typing your search above and press return to search.

Komisi D DPRD Malang desak Pemkot normalisasi drainase Perum Sigura-gura

Warga Perumahan Sigura-gura Residen Karangbesuki Sukun, Kota Malang mengaku trauma dengan banjir bandang yang terjadi 25 November 2023 lalu. Apalagi belum adanya tindaklanjut terkait berbagi permasalahan yang menimpa warga yang tergabung dalam Paguyuban Warga Sigura-gura Residen.

Komisi D DPRD Malang desak Pemkot normalisasi drainase Perum Sigura-gura
X
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga Perumahan Sigura-gura Residen Karangbesuki Sukun, Kota Malang mengaku trauma dengan banjir bandang yang terjadi 25 November 2023 lalu. Apalagi belum adanya tindaklanjut terkait berbagi permasalahan yang menimpa warga yang tergabung dalam Paguyuban Warga Sigura-gura Residen.

“Saya mendapat wadul atau keluhan warga terkait tidak jelasnya penanganan Perumahan Sigura-gura,” kata Ahmad Fuad Rahman, politisi dari PKS seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Senin (20/5).

Ahmad Fuad kemudian mendatangi warga dan dari keluh kesah warga tersebut baru didapat sejumlah persoalan pasca banjir bandang yang menenggelamkan puluhan rumah akibat jebolnya tembok pembatas sungai.

“Selain itu, warga mengeluh termasuk cek dokumen dimana ada fasum namun oleh pengembang justru dijual karena itu Komisi D DPRD Malang berharap warga bersurat ke dewan dimana pihak Pemkot, dinas terkait, penggembang dan pihak Hotel Ubud. Ini momentum Pemkot untuk memperbaiki saluran drainease untuk dinormalkan dan ditertibkan bangunan yang dibangun di atas drainase,” kata mas Fuad panggilan akrabnya.

Kasus semacam ini pernah diselesaikan bersama seperti di Tunggulwulung. “Karena itu wadulan warga Perumahan Sigura-gura Regency harus segera ditindaklanjuti tentu saja kami menunggu surat warga,” tandasnya.

Sementara itu Sekretaris Paguyuban Perumahan Sigura-gura Residen, Wahyu Dani mengungkapkan ketidakberesan penggembang perumahan pasca banjir November 2023 lalu telah disampaikan ke dinas terkait termasuk Pj Wali Kota saat itu namun hampir 1 tahun belum ada hasilnya.

“Kami akhirnya mengadu ke dewan dan berharap ada upaya terbaik bagi warga agar tidak ada banjir lagi yang telah terjadi sejak 2010 dan puncaknya 2023 lalu,” ringkasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire