Jelang libur sekolah, Satlantas Polres Kudus dan Dishub datangi garasi bus pariwisata
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Satlantas Polres Kudus bersama Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan ramp check dengan cara mendatangi garasi bus pariwisata yang ada di Kabupaten Kudus Jawa Tengah.
.jpg)
Elshinta.com - Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Satlantas Polres Kudus bersama Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan ramp check dengan cara mendatangi garasi bus pariwisata yang ada di Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Kegiatan inspeksi ramp check dipimpin KBO Satlantas Polres Kudus, Iptu Noor Alifi dengan metode 'jemput bola' atau mendatangi langsung sejumlah garasi bus pariwisata.
Petugas melakukan pengecekan mulai dari kondisi kendaraan, kelayakan fungsi, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan. Selain itu, para sopir dan kru bus juga dilakukan pemeriksaan kesehatannya.
Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasatlantas, AKP I Putu Asti Hermawan Santosa mengatakan, inspeksi ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan, kelayakan fungsi atau bus yang menyalahi aturan.
"Pengecekan kendaraan bus pariwisata maupun antar kota sebagai persiapan menghadapi libur sekolah. Kami ingin memastikan bahwa bus dalam kondisi prima dan siap digunakan,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (20/5).
Menurut Kasatlantas, agar setiap kendaraan angkutan (Bus) di kala beroperasi sudah laik jalan, sehingga meminimalisir risiko yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas saat libur panjang sekolah. "Kami juga mengimbau kepada pengemudi bus agar selalu tertib berlalu lintas dan saling menghargai sesama pengguna jalan, dengan harapan selama perjalanan bisa selamat,” pintanya.
Seperti diketahui, buntut tragedi bus di Ciater beberapa waktu lalu direspon langsung Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dengan mengintruksikan jajaran melaksakanan ramp check terhadap bus pariwisata. Yaitu baik pool bus atau tempat penyimpanan bus yang ada di kota, kabupaten sampai dengan hilir. Salah satunya, menegakkan law enforcement atau penegakan hukum apabila ada bus yang menyalahi aturan.
“Ini sebagai bentuk keprihatinan kita terhadap sering terjadinya kecelakaan, ini kolaborasi yang akan kita lakukan nanti. Mudah-mudahan bisa memperbaiki masalah transportasi bus pariwisata terutama dan angkutan bus umum,” imbuhnya.