Bupati Labura: Jamaah Indonesia duta bangsa bagi dunia
Bupati Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) Hendri Yanto Sitorus melepas jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 asal Kabupaten Labura, Langkat dan Toba. Sebanyak 357 jamaah calon haji dan petugas haji lainnya dilepas di aula Madinatul Hujjah Asrama Haji Medan, Minggu (19/5/2024) malam.

Elshinta.com - Bupati Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) Hendri Yanto Sitorus melepas jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 asal Kabupaten Labura, Langkat dan Toba. Sebanyak 357 jamaah calon haji dan petugas haji lainnya dilepas di aula Madinatul Hujjah Asrama Haji Medan, Minggu (19/5/2024) malam.
Bupati Hendri Yanto Sitorus dalam sambutannya mengingatkan kepada jamaah calon haji Kloter 7, bahwa ibadah haji merupakan perjalanan ibadah yang memerlukan stamina yang cukup dan kelapangan rezeki, sehingga tahun ini bisa berangkat menunaikan rukun Islam ke lima ini.
"Jamaah calon haji yang berangkat merupakan yang terpilih dan kita harapkan perbanyak ibadah di sana, saling bantu sesama jamaah dan jagalah nama baik bangsa kepada dunia, bahwa kita bangsa yang toleran dan ramah," ujarnya saat melepas jamaah Kloter 7, Minggu malam.
Disamping itu Bupati Labura ini juga mengingatkan petugas haji agar bekerja secara ikhlas dan profesional dalam melayani para tamu Allah ini. "Kami titipkan jamaah haji Kloter 7 ini dan pesan kami agar jamaah calon haji dilayani secara baik, selama pelaksanaan ibadah haji ini," tegas Bupati seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Selasa (21/5).
Pelepasan jamaah calon haji Kloter 7 dilepas diiringi hujan gerimis yang sudah turun sejak lepas Isya, sampai berangkat bersahut sahutan dengan azan. Sebelumnya lafaz talbiyah dan lantunan shalawat juga bergema.
Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi mengatakan jamaah calon haji dari Langkat Toba dan Labura mengutamakan kebersamaan dan saling tolong menolong dan membantu satu sama lain.
"Selama kita bisa menolong dan membantu siapa pun maka Allaah akan membantu dan menolong kita. Untuk petugas haji semuanya, bapak ibu terpilih karena hidayah Allaah. Kami memilih bukan karena apa-apa. Banyak yang lebih cerdas dan lebih sehat tetapi Allah memberikan hidayah kepada kami untuk memilih bapak ibu sekalian. Syukuri amanah yang diberikan ini. Ikhlas, jujur sebagai petugas kloter. Jangan dibeda-bedakan. Dari manapun jamaah itu berasal, kita sebagai petugas harus melayani semua jamaah yaitu jamaah dari Sumut," tutup Qosbi.