Jemaah lansia dapat layanan khusus selama musim haji
Kepala Bidang Akomodasi PPIH Arab Saudi, Zainal Muttaqin mengatakan, jamaah lansia mendapatkan layanan khusus ketika sampai di hotel. Ketika datang, mereka akan langsung mendapatkan kursi roda dan dibantu sampai ke kamarnya.

Elshinta.com - Kepala Bidang Akomodasi PPIH Arab Saudi, Zainal Muttaqin mengatakan, jamaah lansia mendapatkan layanan khusus ketika sampai di hotel. Ketika datang, mereka akan langsung mendapatkan kursi roda dan dibantu sampai ke kamarnya.
"Untuk lansia sebagaimana arahan pimpinan kita bahwa yang pertama pasti kita akan bantu untuk ke kursi roda," ujar Zainal saat ditemui di sela-sela penyambutan jamaah haji di Hotel Qasr Al Talayie (301), Makkah, Senin (20/20/2024) malam.
Selain itu, menurut dia, calon jamaah lansia juga akan mendapatkan prioritas kamar. Pihaknya akan menempatkan jamaah haji lansia di kamar- kamar yang posisinya dekat dengan lift.
"Jadi posisinya dekat dengan lift. Ini tujuannya adalah agar memudahkan untuk mereka dievakuasi atau kemudian juga ketika membutuhkan," ucap Zainal.
Dia mengatakan, sebelumnya pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan ketua sektor atau pun kloter untuk menempatkan jamaah lansia itu di kamar yang berdekatan dengan lift.
"Kita sudah blok atau kita sudah tempatkan jamaah-kamaaj lansia, kita sudah koordinasi dengan ketua sektor, ketua kloter, ketua rombongan agar mereka berusaha menempatkan jamaah lansia di dekat lift," kata dia seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Yuniar Kustanto.
Sampai saat ini sudah ada 3000-an lebih calon jamaah haji yang tiba di Makkah. Zainal pun mengimbau kepada jamaah yang sudah tiba di Makkah untuk beristirahat sejenak sebelum melakukan umrah wajib.
"Jadi untuk jamaah haji Indonesia saat tiba di Makkah, yang pertama kita mengharapkan terlebih dahulu untuk istirahat. Jadi istirahat sebelum mereka bersiap-siap untuk mengambil umrah," jelas Zainal.
Untuk melaksanakan umrah, kata dia, PPIH Arab Saudi, khususnya layanan transportasi juga telah menyiapkan 7000-an lebih bus sholawat. Bus ini akan beroperasi di 22 rute selama 24 jam.
"Kami dari panitia sudah menyiapkan bus untuk angkutan sholawat menuju Masjidil Haram, dan kemudian sambil istirahat mereka harus tetap memperhatikan larangan larangan dalam berihramnya," kata Zainal.