42 Panwascam se-Kota Yogyakarta dilantik, Bawaslu ingatkan tugas berat menanti
Bawaslu Kota Yogyakarta melantik sebanyak 42 anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Kota Yogyakarta.

Elshinta.com - Bawaslu Kota Yogyakarta melantik sebanyak 42 anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Kota Yogyakarta. Bawaslu Kota Yogyakarta mengingatkan bahwa panwascam bakal mengemban tugas yang tidak ringan dalam pelaksanaan pemilihan Wali Kota dan Wali Kota Yogyakarta 2024.
Pemilukada 2024 adalah moment penting bagi keberlanjutan demokrasi di kota Yogyakarta. Partisipasi aktif dan pengawasan yang ketat merupakan kunci untuk memastikan bahwa proses pemilihan berlangsung secara jujur adil dan transparan.
"Disinilah peran Panwascam menjadi sangat krusial. Panwascam menjadi ujung tombak Bawaslu dalam mengawal integritas proses pemilihan. Tugas ini bukanlah tugas yang ringan," ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Yogyakarta, Andie Kartala pada pelantikan Panwascam yang diberlangsung di hotel Burza Yogyakarta, Jumat (24/05/2024).
Bawaslu kota Yogyakarta menekankan Panwascam harus mampu bekerja secara profesional, integritas dan independensi. Karena tantangan yang dihadapi dilapangan akan sangat beragam, mulai dari pelanggaran administratif hingga potensi terjadinya kecurangan yang lebih serius atau mungkin pidana Pemilu.
Panwascam juga harus menjaga independensi dan netralitas, dimana setiap langkah dan tindakan yang diambil tidak dipengaruhi oleh kepentingan apapun selain untuk menjaga keadilan dan kebenaran, netralitas adalah kunci utama menjaga kepercayaan publik terhadap proses pemilihan. Kedua, harus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas dengan penuh bertanggung jawab dan selalu berpegang pada aturan dan kode etik.
"Jangan biarkan godaan dan tekanan mempengaruhi keputusan," katanya.
Sebanyak 42 personel Panwascam yang dilantik tersebut, 15 di antaranya merupakan muka baru dan yang lainya Panwascam lama yang telah bertugas sejak Pileg dan Pilpres 2024.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu DIY Muhammad Najib mengatakan bahwa Panwascam harus memiliki integritas agar menghasilkan pemilu yang berintegritas, jujur dan adil. Keberadaan pengawas pemilu untuk mencari solusi dari berbagai problem Pemilu.
“Kalau anda ingin menjadi pengawas yang sukses dan berhasil, kuncinya harus solid, jujur dan berintegritas,” tegas Najib seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Sabtu (24/5)..