Pemuda terlindas truk akibat motor dihentikan tiba-tiba oleh polisi masih jalani perawatan
Muhamad Faris Abdul Rofi (21), pengendara sepeda motor yang terlindas truk akibat dihentikan polisi secara tiba-tiba di kawasan Ciganea, Kabubaten Purwakarta, Jawa Barat, saat ini masih dalam pengobatan dengan kondisi patah tulang rusuk dan tulang pinggul.

Elshinta.com - Muhamad Faris Abdul Rofi (21), pengendara sepeda motor yang terlindas truk akibat dihentikan polisi secara tiba-tiba di kawasan Ciganea, Kabubaten Purwakarta, Jawa Barat, saat ini masih dalam pengobatan dengan kondisi patah tulang rusuk dan tulang pinggul.
Korban merupakan warga Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta saat ini kondisinya masih dalam pemulihan dan belum bisa duduk dan berdiri.
Ayah korban yaitu Iwan Hermawan, Sabtu (25/5/2024) mengatakan, akibat peristiwa tersebut, anaknya harus menjalani perawatan sekitar sebelas hari di rumah sakit dan harus menjalani operasi karena ada gumpalan darah dalam paru-parunya, usus dan kantung kemih sobek, tiga tulang rusuk patah serta tulang pinggul sebelah kiri patah.
"Untuk perawatan medis terhadap korban, dari kepolisian sudah bertanggungjawab dan sudah mendapatkan santunan," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi, Minggu (26/5).
Iwan berharap anaknya bisa segera sembuh dan beraktifitas kembali dengan normal.
Iwan juga menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/5) lalu, ketika anaknya yang bekerja sebagai marketing dan akan bertemu pelanggan.
Saat di lokasi kejadian, karena anaknya memakai knalpot racing (brong) dihentikan polisi dan sempat memegang rem kiri motor.
"Anak saya kaget, akhirnya gas motor ketarik hingga terjatuh," kata Iwan.
Usai terjatuh dari motor, lanjutnya, korban terserempet ban belakang truk yang sedang melintas.