Top
Begin typing your search above and press return to search.

Polisi reka ulang kasus pembunuhan perempuan di Jatisobo, 3 pelaku lakukan 27 adegan

Polres Sukoharjo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan atas korban bernama Sherlina (22) warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Polisi reka ulang kasus pembunuhan perempuan di Jatisobo, 3 pelaku lakukan 27 adegan
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Polres Sukoharjo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan atas korban bernama Sherlina (22) warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Rekonstruksi ini dilaksanakan di Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP) pembuangan mayat korban.

Polres melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat turut menyaksikan 27 adegan yang diperagakan oleh tiga pelaku, yakni Dwi P (22), Rofi MS (21), dan Gilang S (20). Seluruhnya merupakan warga Karanganyar. Selain itu, ayah korban Sarno juga dihadirkan dalam reka ulang peristiwa pembunuhan purtrinya tersebut.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit mengatakan, reka adegan pembunuhan Sherlina dimulai dengan penemuan mayat korban parit. Kondisi korban pada waktu itu sudah mulai membusuk dengan kepala terbungkus plastik. Kemudian disesuaikan dengan kronologis hasil pemeriksaan tersangka dan barang bukti. "Disini terungkap bagaimana pembunuhan direncakana oleh para pelaku," kata Kapolres.

Sigit menerangkan, rekonstruksi sendiri diperlukan untuk menyamakan keterangan tersangka, saksi dan barang bukti yang dikumpulkan pihak polisi dari kasus ini. Dari reka ulang hari ini, ditemukan beberapa fakta baru.

"Ternyata sebelum dieksekusi dan dibuang di Jatisobo, pelaku sempat berusaha meracuni korban dengan racun tikus yang dicampurkan ke susu kaleng tapi tidak berhasil," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Selasa (28/5).

Para pelaku juga sempat bermaksud memindahkan mayat korban dari lokasi penemuan karena ternyata lokasi tersebut dinilai terlalu dekat dengan pemukiman warga. Tetapi hal tersebut urung dilakukan hingga ditemukan lima hari kemudian oleh warga dan dilaporkan ke polisi.

Menurut Kapolres, hasil reka ulang kasus pembunuhan ini akan melengkapi berkas perkara dan dilimpahkan ke Kejari untuk proses selanjutnya apabila dinilai telah lengkap. Rekonstruksi sendiri berjalan dengan lancar hingga selesai.

Seperti diketahui, Polres Sukoharjo menerima laporan temuan mayat perempuan diparit beberapa setelah Hari raya Idul Fitri lalu. Dari oleh TKP ditemukan adanya dugaan pembunuhan terhadap korban. Polres kemudian melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku. Dua pelaku sempat melarikan diri ke Jawa Barat sedang satu orang diamankan dari rumahnya di Karangnyar.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire