Top
Begin typing your search above and press return to search.

Politisi muda Hanura sebut kerja sama Hanura-PDIP miliki pertimbangan strategis

Politisi muda Partai Hanura, Agung Giantoro menilai ada beberapa hal yang tidak masuk akal atas tulisan yang beredar di grup whatsapp aktiifis partai oleh politisi senior Partai Hanura, Inas Zubir belakangan terakhir, menyikapi apa yang tengah terjadi di tubuh partai tersebut.

Politisi muda Hanura sebut kerja sama Hanura-PDIP miliki pertimbangan strategis
X
Sumber foto: Eko Purnomo/elshinta.com.

Elshinta.com - Politisi muda Partai Hanura, Agung Giantoro menilai ada beberapa hal yang tidak masuk akal atas tulisan yang beredar di grup whatsapp aktiifis partai oleh politisi senior Partai Hanura, Inas Zubir belakangan terakhir, menyikapi apa yang tengah terjadi di tubuh partai tersebut.

Menurut Agung, politisi senior Inas Zubir yang menyebut dan mempermasalahkan penggunaan terminologi koalisi dan kerjasama politik yang sempat disebutkan oleh Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang (OSO), ini sangat salah besar padahal ilmu politik, termasuk dalam rumpun ilmu sosial. Definisi sebuah terminologi dalam ilmu politik tidak bisa dihakimi dalam perspektif sempit dan kaku.

"Satu istilah dalam ilmu politik bisa memiliki puluhan, bahkan ratusan definisi, sehingga sangat keliru apa yang dilontarkan Inas karena sempit pengartiannya," ujar Agung seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Purnomo, Selasa (28/5).

Selain itu. Agung menjelaskan ada poin yang menyatakan Partai Hanura telah menjadi kacung PDI P, pasca Ketua Umum Oesman Sapta Odang mengklaim akan tetap bersama PDI P. Menurutnya, apa yang digaungkan Ketua Umum OSI tersebut, sebuah refleksi political virtue (kebijakan politik). "Keputusan Hanura untuk terus bersama PDI P tentu memiliki pertimbangan strategis," ujarnya.

"Kalau dibilang Hanura menjadi kacung PDI P, saya sangat keberatan, karena Hanura bersama PDI P bahkan lebih mengutamakan visi politik kebangsaan jangka panjang, bukan sekadar dapat jatah menteri atau komisaris BUMN." tandas Agung.

Dalam kesempatan tersebut. Agung menegaskan dan berharap kedepan banyak lahir para politisi intelektual karena kedewasaan dan kecerdasan berpolitik seorang politisi, tidak hanya ditentukan oleh pengalaman, melainkan juga oleh luasnya wawasan dan banyaknya bacaan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire