Keroyok wasit saat main tarkam
Insiden kericuhan dan pengeroyokan wasit terjadi saat pertandingan Putra Bakti FC Patemon Kabupaten Semarang vs Ar Raffi FC Ampel Bayalali dalam babak final Piala Bupati Semarang di Lapangan Pule Tugu Bener
Elshinta.com - Insiden kericuhan dan pengeroyokan wasit terjadi saat pertandingan Putra Bakti FC Patemon Kabupaten Semarang vs Ar Raffi FC Ampel Bayalali dalam babak final Piala Bupati Semarang di Lapangan Pule Tugu Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu (2/6).
Kejadian berawal ketika Bayu Pradana mendapatkan kartu merah dari Hadi Suroso. Bayu melakukan protes keras terhadap keputusan wasit hingga melakukan tindakan kekerasan terhadap wasit dan memprovokasi pemain lainnya.
Putra Bakti FC Patemon, yang diperkuat oleh beberapa pemain Liga 1 seperti Bayu Pradana, Bagas Kaffa, Bagus Kahfi, Wahyu Prasetyo, Joko Ribowo, Komarudin, dan Ilham Mahendra, serta mantan kapten Timnas Indonesia, Wahyu Wijiastanto, diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Nama Bagus Kaffa dan Bagus Kahfi tidak ada dalam catatan nama yang akan dilaporkan ke Kepolisian. Namun, ada 2 nama yang dilaporkan yaitu Heru Setyawan dan Khrisna Sulistya, kutip akun IG forumwasitindonesia
Dilansir Pikiran Rakyat, sejumlah pemain yang terlibat dalam insiden tersebut akan dilaporkan ke kepolisian.
Video: Istimewa




