Top
Begin typing your search above and press return to search.

Padatnya Syib Amir, Jemaah Haji Mengantre Hingga Lelah

Munuju puncak haji, jemaah dari seluruh dunia mulai berdatangan. Masjidil Haram dipadati dengan jemaah haji yang melaksanakan ibadah seperti salat fardu dan umrah sunnah. Kepadatan terjadi seusai salat fardu, terutama maghrib, isya', dan subuh.

Padatnya Syib Amir, Jemaah Haji Mengantre Hingga Lelah
X
Ilustrasi foto terminal syib amir

Elshinta.com - Munuju puncak haji, jemaah dari seluruh dunia mulai berdatangan. Masjidil Haram dipadati dengan jemaah haji yang melaksanakan ibadah seperti salat fardu dan umrah sunnah. Kepadatan terjadi seusai salat fardu, terutama maghrib, isya’, dan subuh.

“Kondisi terkini sudah terpantau sangat padat. Terlebih pada saat bubaran jam-jam salat fardu, khususnya di bubaran salat maghrib dan isya’, serta subuh itu terpantau padat.” terang Agus Pribowo, Kepala Seksi Lansia PKP3JH saat diwawancara pada hari Selasa (04/06).

Hal itu menyebabkan banyak jemaah yang mengantre di Syib Amir untuk menunggu bus selawat. Karenanya, banyak jemaah yang kelelahan. Selain itu, banyak ditemukan juga jemaah saat melakukan umrah wajib atau sunnah mengalami kram kaki, betis, dan lutut yang menyebabkan nyeri.

Agus mengimbau kepada jemaah agar menyimpan tenaga menuju puncak Armuzna.

“Nanti kalau kakinya kram, segala macam nanti pada saat Armuzna malah tidak bisa maksimal untuk berhajinya di Wukuf Arafah. Karena nanti Wukuf Arafah itu berat, tantangan pertama adalah cuacanya panas, kemudian ketersediaan tenda juga tidak terlalu besar, waktu istirahat kurang, sehingga menimbulkan kelelahan.” terangnya.

Syib Amir menjadi salah satu terminal yang sangat padat saat musim haji. Ada tiga terminal yang beroperasi membawa jemaah haji dari hotel ke Masjidil Haram atau sebaliknya, yaitu Bab Ali, Jiad, dan Syib Amir. Syib Amir inilah terminal terbesar yang menyediakan transportasi bagi jemaah haji Indonesia.

Pada tahun 2024, Kemenag memfasilitasi jemaah haji dengan 450 bus selawat, 76 halte, dan 22 rute. Bus ini akan beroperasi selama 24 jam dan memiliki lima wilayah pemondokan jemaah haji Indonesia, yaitu di Syisyah, Raudhah, Jarwal, Misfalah, dan Rei Bakhsy.

Sumber : Sumber Lain

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire